Letusan Eksplosif Terjadi di Puncak Gunung Kilauea di Hawaii

Kompas.com - 18/05/2018, 09:28 WIB
Warga melihat awan asap akibat letusan Gunung Kilauea di Hawaii, Kamis (17/5/2018). AFP / MARIO TAMAWarga melihat awan asap akibat letusan Gunung Kilauea di Hawaii, Kamis (17/5/2018).

HONOLULU, KOMPAS.com - Gunung berapi Kilauea di Hawaii telah meletus pada puncaknya pada Kamis (17/5/2018) sekitar pukul 06.00 pagi waktu setempat.

Melansir dari AFP, letusan gunung tersebut menyemburkan abu debu hingga setinggi 9.100 meter ke langit di atas Pulau Besar.

Letusan tersebut terjadi setelah aktivitas gunung api yang meningkat sejak dua pekan terakhir, serta terbukanya belasan celah di sisi timur kawah yang mengeluarkan lahar panas ke lingkungan di sekitarnya.

Kabar letusan eksplosif Gunung Kilauea juga diumumkan Departemen Pertahanan Sipil Hawaii melalui pesan peringatan pada telepon.

"Observatorium Gunung Api Hawaii melaporkan letusan eksplosif dari puncak Kilauea telah terjadi. Asap abu yang dihasilkan akan menutupi wilayah di sekitarnya. Segera berlindung jika berada di jalur asap abu," tulis pesan tersebut.

Baca juga: Gunung Kilauea di Hawaii Erupsi, 10.000 Penduduk Diimbau Waspada

Pakar Geofisika Pusat Survei Geologi AS, Mike Poland, mengatakan, timbunan abu diperkirakan minimal dan kemungkinan akan melewati jalur di dekat gunung dan di kota terdekat.

Poland mengatakan letusan terjadi selama enam menit. Namun dua jam usai letusan, gumpalan asap debu abu masih terlihat naik ke langit dari puncak gunung.

Kawah gunung berlokasi di Taman Nasional Gunung Api Hawaii dan telah ditutup sejak 11 Mei sebagai antisipasi letusan.

Pejabat setempat meyakini letusan tidak menimbulkan korban selama orang-orang tetap berada di luar taman nasional yang ditutup.

Setidaknya 26 rumah dan 10 bangunan lainnya hancur akibar lahar yang merambat keluar dari celah di dalam tanah di sekitar gunung.

Para ilmuwan pada 9 Mei lalu telah memperingatkan kemungkinan terjadinya letusan eksplosif akibat penurunan danau lahar di puncak bakal memicu terjadinya letusan.

Mereka memperkirakan letusan akan melepaskan uap yang terperangkap dalam air tanah yang dipanaskan dengan cepat.

Baca juga: Lava Gunung Kilauea di Hawaii Hancurkan 21 Rumah

Gunung Api Kilauea menjadi salah satu gunung paling aktif di dunia.

Erupsi yang terjadi pada 1924 telah menewaskan satu orang. Saat itu abu dan debu vulkanik terlihat berada di udara selama 17 hari. Setelahnya letusan terjadi terus menerus sejak 1983.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X