Kompas.com - 18/05/2018, 08:24 WIB

"Kami tahu tidak akan mudah karena beberapa negara tidak ingin stabilitas kembali ke Suriah," kata Assad dikutip dari pernyataan Kremlin.

"Namun dengan Anda dan rekan-rekan lainnya, kami akan terus membuat kemajuan dalam proses perdamaian," tambahnya.

Baca juga: Konflik Berakhir, Kota Douma di Suriah Punya Pasar Jelang Ramadhan

Rusia telah terlibat dalam perang sipil di Suriah sejak September 2015 dengan mendukung kelangsungan rezim Assad.

Dukungan yang diberikan militer Rusia juga turut mengubah jalannya peperangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.