Xi Jinping Ingin Memperkuat Militer China lewat Sains - Kompas.com

Xi Jinping Ingin Memperkuat Militer China lewat Sains

Kompas.com - 17/05/2018, 21:21 WIB
Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/2018) Kementrian Pertahanan RRC Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/2018)

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping berkata, dia ingin mempercepat pembangunan militer yang kuat melalui ilmu pengetahuan.

Pernyataan itu disampaikan dalam inspeksi ke Akademi Sains Militer Tentara Pembebasan Rakyat, seperti dikutip Xinhua Kamis (17/5/2018).

Xi berujar, sains merupakan kekuatan penting sekaligus ujung tombak dalam memajukan militer Negeri "Panda" saat ini.

Baca juga: Militer China Gelar Uji Coba Tank Tanpa Awak


Presiden 64 tahun itu menjelaskan, setiap penelitian yang dihasilkan akademi sains militer harus berorientasi perang, atau menyangkut kebutuhan militer.

"Kita harus tetap loyal kepada angkatan bersenjata. Memajukan mereka dengan reformasi dan perkembangan teknologi," ucap Xi.

Xi mengajak organisasi penelitian militer, maupun industri pertahanan untuk melakukan inovasi yang bertujuan kepada peningkatkan kemampuan tempur tentara China.

Dia meminta agar para ilmuwan bisa membawa teori militer yang dibawa oleh filsuf Jerman Karl Marx bisa teraplikasikan ke militer China.

"Pars peneliti harus bekerja keras untuk menyesuaikan teori peperangan dengan kondisi unik angkatan bersenjata China," tegasnya.

Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal Partai Komunis itu berkata pemerintah harus menjamin para ilmuwan tersebut dengan baik.

Presiden sekaligus Ketua Komisi Militer Pusat itu juga meminta agar jajarannya bisa membentuk satu tim berisi para ilmuwan dengan kinerja sangat bagus.

Baca juga: Militer China Kirim Kapal Induk ke Selat Taiwan


Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X