Badan Sepak Bola Argentina Bikin Panduan Cara Merayu Wanita Rusia - Kompas.com

Badan Sepak Bola Argentina Bikin Panduan Cara Merayu Wanita Rusia

Kompas.com - 17/05/2018, 15:07 WIB
Seorang fans perempuan mengibarkan bendera Rusia sebagai dukungan terhadap tim nasional mereka yang berlaga pada Piala Dunia 2014 di Brasil.AFP/GABRIEL BOUYS Seorang fans perempuan mengibarkan bendera Rusia sebagai dukungan terhadap tim nasional mereka yang berlaga pada Piala Dunia 2014 di Brasil.

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Badan Sepak Bola Argentina (AFA) tengah menjadi sorotan setelah dikabarkan mengeluarkan panduan cara merayu wanita Rusia saat perhelatan Piala Dunia.

Adalah seorang jurnalis bernama Nacho Catullo yang menyebarkan panduan tersebut ketika tengah mengikuti kursus bahasa dan kebudayaan Rusia yang digelar AFA.

Dalam buku panduan tersebut, terdapat salah satu bab yang berjudul "Apa yang Harus Dilakukan untuk Bisa Berkenalan dengan Perempuan Rusia".

"Perempuan Rusia menyukai pria yang mengambil inisiatif," demikian penggalan panduan tersebut dilansir BBC via Newsweek Rabu (16/5/2018).

Baca juga: ISIS Rilis Poster Cara Lakukan Aksi Teror di Piala Dunia

"Jika Anda tidak mempunyai kepercayaan diri, maka Anda harus berlatih dengan memperbanyak percakapan dengan wanita," lanjut bab itu.

Dalam panduan tersebut, pria yang ingin berkenalan dengan wanita Rusia harus berpenampilan rapi dan wangi untuk memikat mereka.

Jika mereka berasal dari luar Rusia, maka mereka harus menonjolkan negara mereka untuk membuat para perempuan Negeri "Beruang Merah" terpukau.

Selain itu, terdapat pembahasan pria yang ingin berkenalan dengan perempuan Rusia harus menghindari topik pembicaraan seperti seks.

"Jangan bertanya hal bodoh misalnya seks. Bagi mereka, seks merupakan hal privat, dan tidak layak dibicarakan di depan publik," kata panduan itu.

Catullo melanjutkan, setelah dia mengunggah foto bab tersebut di Twitter, keesokan harinya pejabat AFA meminta buku itu, dan mengembalikannya dengan bab tersebut telah dirobek.

Petinggi AFA, Alejandro Taraborrelli, menyampaikan permintaan maaf, dan mengaku tidak tahu bagaimana delapan poin panduan tersebut bisa masuk ke buku.

"Saya bakal melakukan investigasi untuk memastikan apakah ada orang yang berusaha merusak pekerjaan kami," tegas Taraborrelli dilansir dari La Nacion.

Ini bukan kali pertama terjadi hal memalukan saat promosi Piala Dunia di Argentina. Pekan lalu, kanal televisi TyC Sports mengejek Presiden Rusia Vladimir Putin.

Mereka memperolok Putin soal "propaganda gay". Namun, iklan tersebut langsung dihapus dari Twitter dan YouTube setelah diprotes aktivis LGBT.

Baca juga: Rusia: AS dan Inggris Berupaya Hentikan Perhelatan Piala Dunia


Komentar

Close Ads X