India Umumkan Gencatan Senjata di Kashmir Selama Ramadhan

Kompas.com - 17/05/2018, 12:08 WIB
Polisi India bentrok dengan para demonstran yang marah di Srinagar, ibu kota Negara Bagian Kashmir, Senin (11/7/2016). AFPPolisi India bentrok dengan para demonstran yang marah di Srinagar, ibu kota Negara Bagian Kashmir, Senin (11/7/2016).
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Rakyat Kashmir nampaknya mendapatkan berkah Ramadhan, setelah pemerintah India memutuskan gencatan senjata selama bulan suci ini.

Ini adalah kali pertama selama 18 tahun terakhir pemerintah India memutuskan untuk menggelar gencatan senjata di kawasan yang bergolak.

Namun, niat baik pemerintah India itu dianggap hanya sekadar "drama" oleh kelompok pemberontak Lashkar-e-Taiba. Demikian harian The Greater Kashmir.

Kali terakhir India menghentikan sementara operasi militer melawan pemberontak adalah pada bukan Ramadhan 2000.

Baca juga: Bebaskan Tawanan, Pemberontak Pakistan Serbu Rumah Sakit di Kashmir

Pada 2003, India dan Pakistan mendeklarasikan gencatan senjata tetapi India kemudian tetap memerangi pemberontak yang ingin melepaskan Kashmir dari kekuasaan India.

Pengumuman ini muncul sepekan setelah partai-partai politik pro-India, termasuk Partai Demokrasi Rakyat yang berkuasa di Kashmir, mendesak pemerintah India untuk menghentikan operasi militer selama Ramadhan.

Keputusan untuk menggelar gencatan senjata ini mendapat pujian dari Menteri Utama Kashmir Mehbooba Mufti.

Mufti juga berterima kasih atas intervensi personal PM India Narendra Modi dan kementerian luar negeri hingga gencatan senjata bisa terlaksana.

Namun, kelompok pemberontak Lashkar-e-Taiba menyebut, gencatan senjata bukan pilihan dan tak ingin berkompromi,

"Kami menganggap mengorbankan perjuangan kemerdekaan dengan cara ini sungguh memalukan dan sebuah dosa," demikian Lashkar-e-Taiba.

Kelompok ini dituding India sebagai dalang di balik serangan teror Mumbai pada 2008 yang menewaskan 166 orang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia Sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia Sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X