Cabut Larangan, Duterte Kembali Izinkan Warganya Bekerja di Kuwait

Kompas.com - 17/05/2018, 05:35 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP/EZRA ACAYANPresiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, KOMPAS.com - Pemerintah Filipina akhirnya telah mencabut larangan terhadap pengiriman tenaga kerja ke Kuwait, Rabu (16/5/2018).

Pencabutan larangan tersebut dilakukan beberapa hari setelah Kuwait dan Filipina mencapai kesepakatan yang akan mengatur tata cara perekrutan tenaga kerja Filipina di negara teluk tersebut.

"Presiden Rodrigo Duterte pada malam ini (Rabu) telah menginstruksikan kepada Menteri Tenaga Kerja Silvestre Bello untuk mencabut larangan pengiriman tenaga kerja Filipina ke Kuwait," kata juru bicara kepresidenan, Harry Roque dalam pernyataannya.

Sebelumnya pada Jumat (11/5/2018), kedua negara telah menandatangani kesepakatan yang akan mengatur para pekerja rumah tangga Filipina di Kuwait.

Baca juga: Kuwait Sepakati Aturan Pekerja Rumah Tangga dengan Filipina

Kesepakatan tersebut ditandatangani bersama oleh Menteri Luar Negeri Kuwait Sheikh Sabah al-Khaled dengan Menlu Filipina Alan Peter Cayetano.

Kesepakatan tersebut menjadi titik balik konflik diplomatik antara kedua negara yang memburuk sejak Februari lalu usai terungkapnya kasus perlakuan buruk yang kerap diterima tenaga kerja Filipina oleh majikannya di Kuwait.

Dilansir AFP, dalam perjanjian tersebut turut memuat sejumlah aturan dalam mempekerjakan tenaga kerja asal Filipina di Kuwait, di antaranya terkait hak para pekerja.

"Para pekerja akan diizinkan menyimpan paspor dan ponsel mereka, yang sebelumnya sering disita majikan mereka," bunyi salah satu perjanjian tersebut.

Selain itu, perpanjangan kontrak kerja selanjutnya harus disetujui oleh Kantor Tenaga Kerja Luar Negeri Filipina.

Pihak yang mempekerjakan pekerja Filipina juga wajib memenuhi kebutuhan makan, tempat tinggal, pakaian serta asuransi kesehatan bagi para pekerja rumah tangga.

Baca juga: Duterte: Larangan Warga Filipina Bekerja di Kuwait Berlaku Permanen

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X