China Akui Gelar Latihan Militer untuk Ancam Taiwan

Kompas.com - 16/05/2018, 22:54 WIB
Militer China menggelar latihan skala besar di pantai tenggara negaranya menjelang pelantikan pemimpin Taiwan. Reuters/Tyrone SiuMiliter China menggelar latihan skala besar di pantai tenggara negaranya menjelang pelantikan pemimpin Taiwan.

BEIJING, KOMPAS.com - China telah beberapa kali menggelar latihan militer di sekitar wilayah Taiwan. Latihan tersebut diakui Beijing dimaksudkan sebagai peringatan langsung kepada pemerintahan pulau tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Kantor Urusan Taiwan di Kabinet, An Fengshan, Rabu (16/5/2018).

"Latihan ini adalah peringatan keras bagi pasukan separatis kemerdekaan Taiwan dan kegiatan mereka."

"Latihan ini juga menunjukkan tekad dan kemampuan kami untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial," kata An saat konferensi pers rutin, seperti diberitakan SCMP.

Baca juga: Presiden Taiwan Bersedia Bahas Perdamaian dengan Pemimpin China

Ditambahkan An, latihan militer yang digelar menunjukkan bahwa China memiliki kemauan dan keyakinan penuh serta kemampuan yang memadai untuk menangkal segala upaya menuju kemerdekaan resmi Taiwan.

Beijing masih menganggap pulau Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya untuk dikendalikan, bahkan dengan paksa jika diperlukan.

Sebagai bekas koloni Jepang yang diserahkan ke China pada akhir Perang Dunia II, Taiwan yang terpisah dari daratan kini dikendalikan pemerintahan nasionalis yang melarikan diri setelah kalah dalam perang saudara pada 1949.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah lama menolak mengakui wilayahnya sebaga bagian dari China sejak terpilih pada 2016.

Pernyataan tegas itulah yang mendorong Beijing memutuskan hubungan dengan pemerintahannya, meningkatkan latihan militer dan isolasi diplomatiknya dengan Taiwan.

Melalui media pemerintah, China juga terus mempublikasikan misi oleh jet tempur, pembom maupun pesawat pengintai mengitari wilayah Taiwan.

Baca juga: China Luncurkan Pesawat Pengebom dan Jet Tempur di Sekitar Taiwan

China pada bulan lalu telah menggelar latihan militer di Selat Taiwan dan berulang kali mengirim kapal induknya melalui jalur perairan sepanjang 160 kilometer tersebut.

Terlepas dari ancaman oleh Beijing dan hubungan ekonomi yang kuat antara kedua belah pihak, sejumlah survei yang dilakukan menunjukkan hanya sedikit warga Taiwan yang mendukung penyatuan politik dengan China yang dikuasai Partai Komunis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X