Dua Warga Nepal Pecahkan Rekor Terbanyak Taklukkan Puncak Everest - Kompas.com

Dua Warga Nepal Pecahkan Rekor Terbanyak Taklukkan Puncak Everest

Kompas.com - 16/05/2018, 20:01 WIB
Kami Rita Sherpa (48), sudah 22 kali menaklukkan puncak Everest.AFP/PRAKASH MATHEMA Kami Rita Sherpa (48), sudah 22 kali menaklukkan puncak Everest.

KATHMANDU, KOMPAS.com - Dua orang sherpa warga negara Nepal memecahkan rekor dunia mendaki puncak Everest yang dilakukan pria dan wanita pada Rabu (16/5/2018).

Kami Rita Sherpa, seorang pemandu profesional dan Lhakpa Sherpa, yang bekerja di sebuah toko swalayan di Connecticut, AS mencapai puncak Everest dari sisi berbeda gunung berketinggian 8.848 meter dari permukaan laut itu.

Kami Rita (48), satu dari enam Sherpa yang membawa enam orang klien menuju puncak lewat jalur Mingma Sherpa of Seven Summit, di sisi Nepal.

Baca juga: Berusia 69 Tahun dan Pakai Kaki Palsu, Kakek Ini Sukses Capai Puncak Everest

Pria yang sudah bekerja menjadi pemandu pendakian selama dua dekade itu untuk ke-22 kalinya mencapai puncak Everest, memecahkan rekor lama atas namanya sendiri.

Kami Rita pertama kali mencapai puncak Everest pada 1994 saat bekerja untuk sebuah perusahaan ekspedisi komersial.

"Saya tidak mendaki untuk memecahkan rekor dunia. Pendakian ini bukan untuk sebuah kompetisi," kata Kami Rita bulan lalu sebelum memulai pendakian.

Lhakpa Sherpa (44), menjadi perempuan yang paling banyak menaklukkan puncak Everest.AFP/PRAKASH MATHEMA Lhakpa Sherpa (44), menjadi perempuan yang paling banyak menaklukkan puncak Everest.
Sementara itu, Lhakpa Sherpa (44) mencapai puncak Everest lewat jalur utara di sisi Tibet, untuk kesembilan kalinya.

Demikian disampaikan saudara laki-laki pendaki perempuan itu, Mingma Gelu Sherpa.

Lhakpa yang tinggal di Amerika Serikat merupakan seorang perempuan yang berulang kali memecahkan rekor mencapai puncak Everest.

Perempuan lain yang paling banyak mencapai puncak Everest adalah Melissa Sue Arnot asal AS yang mencapai puncak gunung tertinggi di dunia itu sebanyak enam kali.

Lhakpa, putri seorang peternak yak, pernah bekerja sebagai pengangkut barang dan juru masak pendakian sebelum memutuskan menjadi pendaki gunung.

Lhakpa pindah ke AS pada 16 tahun lalu dan bertekad terus mendaki gunung sambil terus bekerja di supermarket.

"Saya akan terus mendorong para perempuan Nepal untuk mendaki," ujar Lhakpa  bulan lalu.

Sementara itu, rekor tercepat mencapai puncak Everest dipegang Steve Plain asal Australia.

Baca juga: Perjalanan Tim Wissemu ke Puncak Everest Diperkirakan Tujuh Hari

Dia mencatatkan 177 hari mencapai puncak  gunung tertinggi di seluruh dunia atau sembilan hari lebih cepat dibanding rekor sebelumnya.

Steve mencapai puncak Everest pada Senin (14/5/2018), untuk melengkapi rekor luar biasanya itu.

Setiap tahun ratusan pendaki dari seluruh dunia mencoba menaklukkan puncak Everest pada bulan Mei yang merupakan masa dengan cuaca terbaik di kawasan tersebut.

 


Komentar
Close Ads X