TV Rusia Tolak Siarkan Pernikahan Pangeran Harry-Meghan Markle

Kompas.com - 16/05/2018, 19:26 WIB
Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle saat diabadikan di Istana Kensington, London, Senin (27/11/2017). Daniel LEAL-OLIVAS / AFP Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle saat diabadikan di Istana Kensington, London, Senin (27/11/2017).

MOSKWA, KOMPAS.com - Dua stasiun televisi utama Rusia mengumumkan tidak akan menyiarkan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Dilansir Daily Mirror Rabu (16/5/2018), Channel One dan Russia24 menyatakan keputusan itu diambil setelah hubungan Rusia dan Inggris memburuk.

Kedua kanal televisi ini sebelumnya menayangkan pernikahan Pangeran William dengan Kate Middleton pada 29 April 2011.

Baca juga: Mengenal Novichok, Racun Saraf Terhebat yang Dibuat Rusia

Kritikus televisi Irina Petrovskaya berpendapat, latar belakang dua stasiun itu menolak menayangkan pernikahan buntut dari kasus Sergei Skripal.

Skripal merupakan mantan agen rahasia Rusia yang ditangkap karena menjual informasi ke MI5, atau dinas rahasia Inggris.

Dia dan putrinya, Yulia, ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di sebuah bangku di Salisbury pada 4 Maret lalu.

Dari tubuh keduanya, dokter menembukan senyawa bernama Novichok. Senyawa tersebut merupakan racun saraf buatan Uni Soviet yang diklaim paling mematikan di dunia.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, kemudian menuding Rusia menjadi dalang serangan Skripal. Dia memerintahkan pengusiran terhadap 23 diplomat Rusia (14/3/2018).

Langkah Inggris kemudian diikuti oleh negara lain di dunia. Total, ada 151 diplomat yang harus angkat kaki dari 27 negara di dunia.

"Saya tidak melihat alasan lain dari keputusan mereka menolak penayangkan pernikahan itu selain masalah politik. Kasus Skripal harus diselesaikan secepatnya," kata Petrovskaya.

Warga Negeri "Beruang Merah" yang berkeinginan untuk menyaksikan Royal Wedding itu bisa mengakses Pyatniza, atau Yu Channel.

Pernikahan Pangeran Harry dan Maghan Markle bakal dilangsungkan di Kastil Windsor pada Sabtu (19/5/2018) mendatang.

Putra kedua Pangeran Charles itu menjalin hubungan dengan Markle pada Juni 2016, setelah keduanya bertemu dalam sebuah kencan buta.

Baca juga: Pernikahan Tak Bakal Dihadiri Ayahnya, Meghan Markle Hadapi Situasi Sulit



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X