Kompas.com - 16/05/2018, 13:20 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Pengadilan Rusia telah resmi menjatuhkan hukuman penjara selama 30 hari kepada pemimpin oposisi Alexei Navalny pada Selasa (15/5/2018).

Dalam persidangan yang digelar di pengadilan distrik Tverskoi, Moskwa tersebut, Navalny terbukti bersalah telah mengatur aksi demonstrasi tanpa izin.

Demikian diputuskan Hakim Dmitry Gordeyev yang memimpin jalannya sidang.

Navalny dinyatakan bersalah karena tidak menaati perintah polisi dengan menggelar aksi protes tanpa izin.

Menurut kesaksian salah seorang petugas polisi yang menahan Navalny mengatakan di hadapan persidangan, Navalny telah mengabaikan peringatan petugas melalui pengeras suara.

Baca juga: Jelang Pelantikan Putin, Polisi Rusia Tangkap 350 Demonstran

Lantas dirinya bersama kelompok 15 anggota polisi telah diberi wewenang menggunakan kekuatan fisik untuk melakukan penahanan.

Namun Navalny membantah tudingan tersebut dan beralasan dirinya memiliki hak konstitusional untuk melakukan protes.

"Saya melihat penahanan tersebut ilegal, hak saya telah dilanggar," kata Navalny di persidangan.

Sementara, pengacara Navalny, Vadim Kobzev menyebut persidangan yang digelar tersebut bermotif politik.

"Otoritas kini telah mulai membentuk pemerintahan dan mulai menyerang dengan segala cara untuk merenggut kebebasan Navalny demi mencegahnya bertindak dalam proses ini," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.