Kompas.com - 16/05/2018, 08:56 WIB

"Kami semua prihatin dengan kekerasan di Timur Tengah. AS menyesalkan hilangnya nyawa manusia," ujarnya.

Baca juga: Turki Panggil Duta Besarnya di Israel dan AS Terkait Bentrokan di Gaza

Kini, Israel menghadapi tekanan internasional yang menyerukan penyelidikan independen terkait kekerasan di Gaza.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengklaim, mayoritas dari korban tewas di Gaza pada Senin lalu ditembak oleh penembak jitu.

Pasukan Israel telah membunuh 116 warga Palestina sejak aksi protes di perbatasan Gaza-Israel dimulai pada 30 Maret 2018. Seorang tentara Israel dilaporkan mengalami luka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP,ABC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.