Jalan Layang di India Runtuh, 18 Orang Tewas Tertimpa Material

Kompas.com - 16/05/2018, 06:06 WIB
Warga India berkumpul untuk menyaksikan lokasi runtuhnya material jalan layang di kota Varanasi, Selasa (15/5/2018). Setidaknya 18 orang telah ditemukan tewas akibat tertimpa material jalan layang. AFPWarga India berkumpul untuk menyaksikan lokasi runtuhnya material jalan layang di kota Varanasi, Selasa (15/5/2018). Setidaknya 18 orang telah ditemukan tewas akibat tertimpa material jalan layang.

VARANSI, KOMPAS.com - Sebuah jalan layang di India yang masih dalam tahap konstruksi mendadak runtuh dan menimpa sejumlah kendaraan, Selasa (15/5/2018).

Setidaknya 18 orang telah ditemukan tewas akibat tertimpa material konstruksi, namun jumlah korban dikhawatirkan masih akan bertambah karena proses penyelamatan yang masih berlangsung.

Kecelakaan konstruksi yang mematikan tersebut terjadi di kota Varanasi, di negara bagian Uttar Pradesh, India.

Material jalan layang yang terbuat dari beton dan memiliki berat berton-ton itu menimpa dan menghancurkan sejumlah kendaraan di bawahnya.

Baca juga: Badai Pasir Kembali Terjang Wilayah India, 39 Orang Tewas

"Setidaknya sudah 18 jenazah yang kami temukan sejauh ini. Kami telah menurunkan tujuh tim dari NDRF (Pasukan Tanggap Bencana Nasional) untuk membantu operasi penyelamatan," kata seorang pejabat di ruang kontrol bencana kepada AFP.

Sebuah rekaman yang disiarkan televisi setempat memperlihatkan kendaraan yang hancur tertimpa material konstruksi jalan, menjadikannya terperangkap di bawah balok beton yang sangat berat.

Lokasi insiden pun menjadi tontonan warga sekitar yang berkerumun ingin menyaksikan karena penasaran.

Laporan saksi mata menyebutkan, satu bagian dari material jalan layang yang sedang dalam tahan pembangunan tersebut mendadak runtuh ke jalan di bawahnya, menimpa bus dan sejumlah kendaraan.

"Saat kejadian saya sedang berada di dekat jalan layang. Saya melihat setidaknya ada empat kendaraan, sebuah becak motor dan satu minibus yang tertimpa material jalan layang yang runtuh," ujar saksi mata kepada wartawan.

Baca juga: Van Berisi Murid Sekolah Ditabrak Kereta di India, 13 Anak Tewas

Penegakan terhadap aturan keamanan di India masih sangat lemah. Hal tersebut ditambah pihak pelaksana konstruksi yang kerap menggunakan material di bawah standar yang ditentukan.

Akibatnya, masih banyak terjadi insiden kecelakaan konstruksi yang menimbulkan korban jiwa.

Pada 2016, sekitar 26 orang tewas setelah sebagian konstruksi jalan layang sepanjang 100 meter runtuh di kota Kolkata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X