Korea Utara Dikabarkan Mulai Proses Menutup Situs Nuklirnya

Kompas.com - 15/05/2018, 20:21 WIB
Gambar ini menunjukkan sebelum dan sesudah situs uji Punggye-ri, di mana pada 3 September 2017 dilakukan pengujian bom di bawah tanah. Gambar di sebelah kiri adalah sebelum dilakukan pengujian yang diperoleh pada 1 September 2017, sementara gambar setelah pengujian menunjukkan tanah longsor. (AFP/Planet/HO) Gambar ini menunjukkan sebelum dan sesudah situs uji Punggye-ri, di mana pada 3 September 2017 dilakukan pengujian bom di bawah tanah. Gambar di sebelah kiri adalah sebelum dilakukan pengujian yang diperoleh pada 1 September 2017, sementara gambar setelah pengujian menunjukkan tanah longsor. (AFP/Planet/HO)

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara (Korut) dilaporkan telah memulai proses untuk menutup situs nuklir mereka yang terletak di Punggye-ri.

38North, situs yang menganalisis Korut memaparkan perbandingan citra satelit yang diambil pada 20 April dan 7 Mei.

Diwartakan Al Jazeera Selasa (15/5/2018), dalam gambar itu, sejumlah bangunan yang berada di dekat empat terowongan menuju Punggye-ri dihancurkan.

Selain itu, Korut juga dilaporkan menarik kendaraan yang biasa digunakan untuk masuk ke dalam situs nuklir tersebut.

Baca juga: Korut Janji Bongkar Situs Uji Coba Nuklir, Trump Ucapkan Terima Kasih

Meski begitu, 38North melaporkan masih ada sejumlah bangunan yang berdiri, dan terowongannya juga masih bisa diakses.

"Masih ada bangunan penting seperti Pusat Komando, maupun Kawasan Pendukung Administratif Utama," ujar 38North dalam penjelasannya.

Militer Korea Selatan (Korsel) dikutip dari AP menyatakan, Pyongysng mulai melaksanakan rencana untuk menutup situs nuklirnya.

Roh Jae Cheon, juru bicara Kepala Staf Gabungan Korsel berujar, pihaknya menangkap tanda bahwa Korut tengah melakukan persiapan untuk menutup situs.

"Persiapan itu dilakukan untuk menutup situs uji coba yang terletak di kawasan timur laut," kata Roh tanpa memerinci persiapan apa yang dilakukan Korut.

Sejak Oktober 2006, situs tersebut telah menggelar lima dari enam uji coba nuklir. Percobaan terakhir dilakukan pada 3 September 2017.

Saat itu, Korut menguji coba bom hidrogen (termonuklir) yang diklaim sebagai senjata terkuat mereka.

Akibat tes tersebut, terjadi gempa bermagnitudo 6,3 yang bisa dirasakan hingga kawasan utara yang berbatasan dengan China.

Akibat tes itu pada 31 Oktober 2017, media Jepang Asahi TV mengabarkan kalau 200 pekerja tewas ketika salah satu terowongan di situs tersebut runtuh.

Korut telah berjanji untuk melakukan denuklirisasi jelang pertemuan dengan Amerika Serikat (AS) yang bakal terjadi di Singapura 12 Juni mendatang.

Baca juga: Dahsyatnya Uji Coba Nuklir Korut, Sampai Bisa Memindahkan Gunung

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X