Kompas.com - 15/05/2018, 18:40 WIB

PHNOM PENH, KOMPAS.com - Satu pasangan asal Kamboja ditahan setelah aksinya yang menguliti dan memasak hewan-hewan yang dilindungi diunggah dalam kanal YouTube miliknya.

Ah Lin Tuch, seorang YouTuber yang kerap mengunggah video tentang hidup di alam liar, mendapat kecaman dari banyak pihak.

Hal tersebut lantaran Ah Lin memilih sejumlah binatang yang tak biasa untuk dimasak kemudian di makan.

Beberapa hewan yang pernah direkamnya saat diolah untuk dimasak di antaranya hiu, ikan pari, ular kobra, burung-burung yang dilindungi, kadal besar, hingga kucing hutan yang nyaris punah.

Baca juga: Kerjai Tunawisma, YouTuber China Terancam Hukuman 2 Tahun Penjara

Ah Lin sengaja merekam aksinya tersebut untuk diunggah ke YouTube demi mendapatkan uang.

Namun para pengguna internet yang menonton video tersebut kemudian melaporkannya setelah mengetahui sejumlah hewan yang dimakan Ah Lin adalah hewan langka dan dilindungi.

Otoritas Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja lantas melacak Ah Lin yang diketahui tinggal di Phnom Penh. Dia dan suaminya Phoun Raty pun kemudian ditahan.

Sementara para pengguna internet mengecam dan mendesaknya untuk membuat pernyataan maaf secara publik atas aksinya yang dianggap merusak alam.

"Kami dalam proses mengambil tindakan hukum terhadap mereka," kata Kepala Direktorat Jenderal Kementerian Lingkungan untuk Urusan Perlindungan dan Konservasi Alam, Chea Sam Arng.

"Hewan-hewan yang dimasak kebanyakan tidak dalam daftar terancam punah, namun memang termasuk hewan yang dilindungi. Hanya satu spesies hewan terancam punah," tambahnya.

Baca juga: Aksi Prank Berujung Maut, YouTuber Dihukum Penjara

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.