Iran Sebut Pejabat Israel Harus Diadili sebagai Penjahat Perang

Kompas.com - 15/05/2018, 17:52 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi. AFP/ATTA KENAREJuru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi.

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran menyebut bentrokan yang terjadi di perbatasan Jalur Gaza pada Senin (14/5/2018) dan menyebabkan puluhan warga Palestina tewas sebagai pembantaian oleh militer Israel.

Teheran pun mengecam para pejabat Israel harus diadili sebagai penjahat perang.

"Pembunuhan terhadap anak-anak, perempuan dan warga Palestina yang tak berdaya, serta pendudukan tanah Palestina telah menjadi strategi utama zionis selama puluhan tahun," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Ghasemi, Selasa (15/5/2018).

Baca juga: Anak-anak Turut Jadi Korban Tewas dalam Bentrokan di Gaza

Ghasemi pun mendesak kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera dan mengadili pada pemimpin Israel sebagai penjahat perang di pengadilan internasional.

"Kejahatan yang terus menerus berlanjut dari zionis di Palestina juga sebagai hasil dukungan AS yang tidak tanggung-tanggung," kata dia dalam situs resmi kementerian.

Ghasemi turut menyebut negara-negara di kawasan sekitar, sebuah referensi yang jelas terhadap Iran dan Arab Saudi, telah gagal mengecam keras tindakan Israel.

Laporan terakhir menyebutkan, setidaknya 59 warga Palestina menjadi korban tewas dan ribuan lainnya terluka dalam bentrokan di sepanjang pagar perbatasan Gaza jelang peresmian kedutaan AS di Yerusalem.

Juru bicara parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan keputusan AS dalam memindahkan kedutaannya ke Yerusalem sebagai bagian upaya mengecilkan institusi internasional.

AS juga memblokir resolusi PBB pada Senin yang menyerukan dilakukannya penyelidikan internasional atas insiden bentrokan di Gaza sebagai kasus pembunuhan.

Baca juga: Turki Sebut AS Turut Bertanggung Jawab Atas Bentrok di Jalur Gaza

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X