Mantan Menlu AS Diam-diam Bertemu Diplomat Iran di Paris

Kompas.com - 15/05/2018, 11:38 WIB
Mantan Menlu AS John Kerry terekam kamera saat meninggalkan tempat dia diduga kuat bertemu dengan para diplomat Iran di Paris, Perancis. Twitter/Jason OsborneMantan Menlu AS John Kerry terekam kamera saat meninggalkan tempat dia diduga kuat bertemu dengan para diplomat Iran di Paris, Perancis.
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Media massa Amerika Serikat ramai-ramai mempertanyakan kemungkinan mantan Menlu John Kerry telah melanggar undang-undang.

Pertanyaan ini muncul setelah beredar di media sosial foto John Kerry diam-diam bertemu dengan para diplomat Iran di Paris, Perancis awal bulan ini.

Para aktivis Iran yang mengunggah foto itu ke media sosial juga mengungkap nama-nama diplomat yang ikut dalam pertemuan itu termasuk mantan menlu Kamal Kharazi.

Kharazi saat ini menjabat sebagai kepala dewan strategis urusan hubungan internasional yang bekerja sama dengan kementerian luar negeri. Anggota dewan ini dipilih langsung pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga: Gedung Putih Berharap Inspeksi Nuklir Iran Tetap Dilanjutkan

Kerry, salah seorang perancang kesepakatan nuklir AS dan Iran, belakangan ini dituding Presiden AS Donald Trump telah menghasilkan "negosiasi yang buruk" bagi Amerika.

Pekan lalu, Presiden Trump menyatakan AS keluar dari perjanjian nuklir yang dibuat dengan Iran dan negara-negara besar dunia pada 2015.

Dalam foto yang diunggah lewat akun Twitter penulis pidato Trump, Jason Osborne pada 12 Mei itu menunjukkan Kerry meninggalkan pertemuan dengan Kharazi yang didampingi Dubes Iran untuk Perancis, Abul Qassem Delfi.

Pertemuan itu juga dihadiri Direktur Dewan Strategis Hubungan Internasional, Abdul Rheda Fargi Rad. Unggahan ini sejalan dengan laporan sebelumnya yang dimuat harian The Boston Globe.

"Jadi John Kerry baru saja meninggalkan pertemuan @L'Avenue di Paris dengan tiga orang Iran. Seorang teman yang duduk di samping meja mereka mendengar JK memaki (Presiden Trump)," demikian cuitan Osborne.

"Orang-orang Iran itu didampingi lima pengawal dan pergi menggunakan kendaraan diplomatik. Apakah dia (Kerry) terdaftar di FARA?" tambah Osborne.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X