Liga Arab: Negara yang Rayakan Peresmian Kedutaan AS di Yerusalem Memalukan

Kompas.com - 15/05/2018, 00:50 WIB
Pertemuan negara-negara Liga Arab yang dihadiri menteri luar negeri masing-masing anggota di Kairo, Mesir, Sabtu (9/12/2017), membahas pengakuan AS terhadap Yerusalem. MOHAMED EL-SHAHED / AFPPertemuan negara-negara Liga Arab yang dihadiri menteri luar negeri masing-masing anggota di Kairo, Mesir, Sabtu (9/12/2017), membahas pengakuan AS terhadap Yerusalem.

KAIRO, KOMPAS.com - Organisasi negara-negara Arab mengecam negara-negara yang ikut merayakan peresmian kedutaan AS di kota Yerusalem. Tanpa merinci negara-negara yang dimaksud, Liga Arab menyebut tindakan mereka memalukan.

"Sangat memalukan melihat negara-negara yang berpartisipasi dengan AS dan Israel dalam merayakan langkah kedutaan besar untuk menduduki Yerusalem yang jelas melanggar hukum internasional maupun resolusi Dewan Keamanan (PBB)," kata Ketua Liga Arab, Ahmed Abul Gheit.

Liga Arab turut meminta kepada seluruh negara di dunia untuk menahan diri dan tidak mengambil langkah apa pun yang dapat merugikan hak-hak rakyat Palestina.

Baca juga: Israel Klaim Wakil 33 Negara akan Hadiri Peresmian Kedubes AS di Yerusalem

Kota suci Yerusalem yang menjadi rumah bagi Muslim, Yahudi dan Kristen, telah menjadi masalah yang belum terselesaikan dalam konflik Israel dengan Palestina selama berpuluh-puluh tahun.

Israel telah menganggap seluruh kota Yerusalem sebagai ibu kotanya, sementara Palestina melihat Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan mereka.

Kedutaan AS untuk Israel telah resmi dibuka di kota Yerusalem pada Senin (14/5/2018). Acara peresmian dihadiri 800 tamu undangan termasuk sejumlah perwakilan negara asing. Meski demikian Presiden AS Donald Trump tidak hadir.

Abul Gheit menyebut langkah pemindahan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem tersebut sebagai langkah yang sangat berbahaya.

"Saya pikir pemerintah Amerika tidak menyadari implikasi yang nyata dari tindakannya dalam jangka pendek maupun panjang," kata dia.

Liga Arab akan menggelar pertemuan pada Rabu (16/5/2018) guna membahas keputusan "ilegal" yang telah diambil Washington dengan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.

Baca juga: Putri Trump Hadiri Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X