Kompas.com - 14/05/2018, 17:56 WIB
Desain koin kuil khusus yang dirilis organisasi non-profit Israel, Pusat Pendidikan Mikdash. FACEBOOK / MIKDASH EDUCATIONAL CENTERDesain koin kuil khusus yang dirilis organisasi non-profit Israel, Pusat Pendidikan Mikdash.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Sebuah organisasi nonprofit di Israel telah mencetak koin khusus untuk memperingati momen bersejarah terkait pemindahan kedutaan Amerika ke Yerusalem.

Pusat Pendidikan Mikdash mencetak Koin Kuil secara terbatas sebanyak 1.000 keping dalam rangka memperingati 70 tahun berdirinya Israel sekaligus penghormatan kepada Presiden AS Donald Trump.

Dalam koin khusus yang dicetak terbatas tersebut, terpampang wajah Trump bersama dengan Raja Cyrus, yang 2.500 tahun lalu membawa orang Yahudi kembali ke Yerusalem dari pengasingan.

"Presiden Trump telah memulai proses yang telah diramalkan dengan memindahkan Kedutaan Besar Amerika ke Yerusalem."

Baca juga: Israel Klaim Wakil 33 Negara akan Hadiri Peresmian Kedubes AS di Yerusalem

"Sama seperti Raja Cyrus pada 2.500 tahun lalu yang mengatakan mendapat tugas untuk membangun rumah di Yerusalem. Di sini sekali lagi, Presiden Trump membangun sebuah rumah di Yerusalem," tulis organisasi itu dalam sebuah pernyataan.

Koin berdiameter dua inci tersebut terbuat dari timah dan dilapisi emas. Koin tersebut akan dijual seharga 70 dollar AS (sekitar Rp 980.000).

"Desain ukiran yang indah mengumumkan deklarasi Trump-Balfour-Cyrus untuk menunjukkan bahwa kita merupakan bagian dari proses yang luar biasa dan bersejarah menuju pengakuan umat manusia atas peran Yerusalem," tambah pernyataan itu.

Meski tak dapat digunakan sebagai alat pembayaran, koin tersebut bisa menjadi kenang-kenangan yang berharga berkaitan dengan pemindahan kedutaan besar AS di Yerusalem.

Selain koin kuil tersebut, sebelumnya Pusat Pendidikan Mikdash juga telah mecetak 1.000 keping koin serupa berlapis perak yang seharga 50 dollar (sekitar Rp 690.000).

Baca juga: Putri Trump Hadiri Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X