Badai Pasir Kembali Terjang Wilayah India, 39 Orang Tewas - Kompas.com

Badai Pasir Kembali Terjang Wilayah India, 39 Orang Tewas

Kompas.com - 14/05/2018, 13:49 WIB
Awan gelap memenuhi langit di desa Chopra, Bengal Barat, Senin (14/5/2018). (AFP/Diptendu Dutta) Awan gelap memenuhi langit di desa Chopra, Bengal Barat, Senin (14/5/2018). (AFP/Diptendu Dutta)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebanyak 39 orang tewas dalam badai pasir yang menerjang empat negara bagian di India pada Minggu (13/5/2018) malam.

Pihak berwenang mengeluarkan peringatan kepada penduduk, cuaca buruk diperkirakan akan kembali terjadi.

Angin kencang dan petir menyerang banyak desa sehingga menghancurkan rumah dan melukai puluhan orang.

Di negara bagian Uttar Pradesh, jumlah korban tewas mencapai 16 orang, sehingga total jumlah orang yang meninggal akibat badai pasir sejak awal Mei ini menjadi 70 orang.

Baca juga: Korban Tewas Badai Pasir di India Bertambah Jadi 125 Orang

BBC India melaporkan, korban diperkirakan akan bertambah.

"Bahaya belum berakhir," kata pejabat Uttar Pradesh, Sanjay Kumar.

Sementara itu, 12 orang dilaporkan tewas di Andhra Pradesh dan 9 orang tewas di negara bagian Bengal Barat. Dua orang lainnya tewas di Delhi.

Sebelum badai melanda, badan meteorologi India sempat mengeluarkan peringatan pada Minggu (13/5/2018), mengimbau agar masyarakat menjauh dari rumah.

Kecepatan angin tercatat mencapai 109 km/jam dibarengi gemuruh dan petir.

Badai turut mempengaruhi perjalanan transportasi udara. Sekitar 70 penerbangan dialihkan dari bandara internasional di Delhi pada Minggu (13/5/2018) malam.

Baca juga: Badai Pasir Terjang Wilayah di India, 77 Orang Tewas

Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan duka atas peristiwa badai yang menelan puluhan nyawa.

"Saya berdoa agar korban luka segera pulih. Saya meminta otoritas untuk menyediakan semua bantuan kepada warga yang terkena dampak," kicaunya di Twitter.

Sebagian besar wilayah di India dilanda badai yang mematikan dalam satu bulan terakhor. Lebih dari 100 orang meninggal pada insiden badai pasir dan hujan deras pada 4 Mei lalu.

Otoritas menyebut badai tersebut sebagai salah satu yang paling buruk.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X