Polisi Malaysia Bantah Geledah Apartemen Mewah Milik Keluarga Najib Razak

Kompas.com - 13/05/2018, 11:15 WIB
PM Najib Razak memberikan suara dalam pemilu Malaysia, Rabu (9/5/2018). AFP/MOHD RASFANPM Najib Razak memberikan suara dalam pemilu Malaysia, Rabu (9/5/2018).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kepolisian Malaysia membantah telah menggerebek apartemen mewah milik keluarga mantan perdana menteri Najib Razak.

Kepala polisi Kuala Lumpur Mazlan Lazim mengatakan, kedatangan polisi ke lokasi apartemen untuk memeriksa rekaman CCTV.

"Polisi telah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dengan meninjau rekaman CCTV, bukan melakukan penggerebekan," katanya, seperti dilansir dari Malaysia Kini.

"Laporan dari Reuters dan portal media lainnya salah dan tidak benar," imbuhnya.

Baca juga: Najib Razak Membantah Tinggalkan Malaysia

Pada Sabtu (12/5/2018), Reuters mengutip pernyataan dari dua petugas senior polisi yang menyatakan, apartemen milik keluarga Najib digeledah.

Polisi disebut mencari dokumen-dokumen khusus yang dikhawatirkan oleh pemerintahan baru Malaysia akan dibawa keluar dari negara itu.

Laporan yang beredar menyebut, 20 petugas polisi dan puluhan polisi berpakaian preman ambil bagian dalam penggerebekan di blok apartemen Pavilion Residences, Kuala Lumpur, menyusul penyitaan berbagai tas mewah milik istri Najib, Rosmah Mansor.

Akbar Bhayu Tamtomo/Kompas.com Nasib Tun Najib
Tak hanya mengincar barang mewah milik keluarga Najib, polisi juga diklaim mencari dokumen penting untuk investigasi kasus Najib.

Mazlan mengatakan, bakal mengajukan laporan terhadap berita palsu atau hoaks terkait penggeledahan.

Baca juga: Najib Razak Umumkan Mundur sebagai Ketua Koalisi Barisan Nasional

"Beberapa laporan muncul tidak berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Mereka mungkin mendengarnya dari pihak ketiga," katanya.

"Ini bukan hanya tidak etis, tapi juga merupakan pelanggaran," tambahnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X