Teror Pria Bersenjata Pisau di Paris, 1 Tewas Tertikam dan 4 Terluka

Kompas.com - 13/05/2018, 09:09 WIB
Polisi berjaga di jalan di pusat kota Paris, setelah satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka oleh seorang pria bersenjata pisau, pada Sabtu (12/5/2018). (AFP/Geoffroy Van Der Hasselt) Polisi berjaga di jalan di pusat kota Paris, setelah satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka oleh seorang pria bersenjata pisau, pada Sabtu (12/5/2018). (AFP/Geoffroy Van Der Hasselt)

PARIS, KOMPAS.com - Seorang pria bersenjata pisau menikam lima orang dalam serangan teror di Paris, Perancis, Sabtu (12/5/2018) malam.

Dari lima korban yang terkena tikaman, satu orang tewas. Sementara, petugas polisi telah menembak mati pelaku di sekitar Opera.

BBC melaporkan, kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan salah satu anggotanya melakukan serangan pada Sabtu malam.

Baca juga: Terdakwa Bom Thamrin Bantah Bisiki Pengikutnya Lakukan Teror seperti di Paris

Sementara dilansir dari Sky News, teror ISIS itu dimaksudkan sebagai respons atas aksi koalisi militer pimpinan AS yang menekan kelompok tersebut keluar dari Irak dan Suriah.

"Orang yang melakukan penikaman di paris merupakan seorang prajurit dari ISIS," tulis kantor berita Amaq, seperti dikutip dari CNN.

Namun, ISIS tidak memberikan bukti terhadap klaim tersebut, sedangkan pihak berwenang di Paris juga belum memverifikasi keaslian klaim ISIS.

Penyerang menusuk orang yang lewat di rue Monsigny sekitar pukul 21.30 waktu setempat.

Pelaku juga sempat masuk ke beberapa bar dan restoran, namun diblokade orang-orang yang bersembunyi di dalam.

Baca juga: Pelaku Aksi Teror Paris di 2015 Divonis 20 Tahun Penjara

Polisi mencoba menghentikan aksi pelaku dengan pistol setrum, dan kemudian menembaknya sampai mati. Hingga kini, pelaku belum diidentifikasi.

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengucapkan duka cita kepada korban dan keluarganya.

"Atas nama semua orang Perancis, saya salut terhadap keberanian para poliis yang menangani teroris," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X