Hewan Ini Mampu Berhubungan Seks Selama 14 Jam lalu Mati

Kompas.com - 12/05/2018, 16:55 WIB
Antechinus yang terancam punah. MirrorAntechinus yang terancam punah.
|

CANBERRA, KOMPAS.com - Dua spesies hewan berkantung atau marsupial yang ditemukan lima tahun lalu kini ditempatkan sebagai hewan yang terancam kepunahan.

Sebab, sang pejantan langsung mati setelah melakukan hubungan seks yang amat panjang bahkan bisa berlangsung selama 14 jam.

Hubungan seks yang memakan bantu belasan jam itu menghancurkan tubuh antechinus ekor hitam dan antechinus kepala perak yang sekilas amat mirip tikus ini.

"Amat jarang bisa menemukan spesies mamalia baru di negara maju seperti Australia," kata Dr Andrew Baker dari Universitas Teknologi Queensland.

Baca juga: Terlalu Dikagumi Manusia, Kura-kura Bergaya Punk Terancam Punah

"Dua spesies ini ditemukan di puncak-puncak gunung. Mereka pindah ke sana di saat cuaca menjadi lebih hangat dan kini tak ada tempat lain bagi mereka," tambah Baker.

"Australia memiliki rerata kepunahan mamalia tertinggi di dunia. Jadi saya bahagia pemerintah setuju memasukkan antechinus ke dalam daftar hewan yang terancam punah," lanjut Baker.

Baker menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencari spesies baru ini.

"Baik pejantan maupun betinanya terancam punah. Tujuan hidup pejantan adalah melindungi betina dari jantan lainnya. Sedangkan yang betina bertujuan untuk berhubungan seks sesering mungkin," papar Baker.

"Terkadang hewan ini bisa berhubungan seks secara terus menerus hingga 14 jam. Setelah hubungan seks ini antechinus jantan mati," lanjut dia.

Hormon testoteron yang dihasilkan dalam proses ini memicu peningkatan hormon cortisol yang memicu stres. Kondisi ini amat mematikan bagi antechinus jantan.

Jika hewan ini punah, lanjut Baker, bisa membahayakan kelangsungan hidup spesies lainnya. Sebab, beberapa tumbuhan amat bergantung pada hewan ini dalam proses penyerbukan.

"Amat mungkin spesies ini akan punah," kata pakar biologi Thomas Mutton.

Baca juga: Tak Ada Kelahiran Tahun Ini, Paus Balin Terancam Punah?

"Banyak spesies hewan di Australia terancam punah dan sudah saatnya masyarakat lebih memikirkan mereka," tambah Mutton.

Pada 2013, terdapat 10 spesies antechinus dan saat itu semuanya belum terancam punah. Kini dua spesies terancam punah dan dua spesies lagi jumlahnya terus menyusut.



Sumber Mirror
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X