Kepolisian AS Gerebek Sabung Ayam Terbesar di Indiana - Kompas.com

Kepolisian AS Gerebek Sabung Ayam Terbesar di Indiana

Kompas.com - 11/05/2018, 09:52 WIB
Petugas berwenang menggerebek sabung ayam terbesar di Indiana, Amerika Serikat, Rabu (9/5/2018). (Fox via Newsweek) Petugas berwenang menggerebek sabung ayam terbesar di Indiana, Amerika Serikat, Rabu (9/5/2018). (Fox via Newsweek)

WAVELAND, KOMPAS.com - Kepolisian Indiana di Amerika Serikat menggerebek sabung ayam di wilayah Montgomery dan Hendricks, Waveland, pada Rabu (9/5/2018).

Bersama dengan komisi judi di Indiana, polisi menemukan lebih dari 600 ekor ayam dan sebuah area bertarung di satu alamat rumah.

Dilansir dari Newsweek, Kamis (10/5/2018), ada 150 ayam yang disita pihak berwenang dalam penggerebekan lainnya yang dilakukan secara terpisah.

Baca juga : Sabung Ayam, Mantan Pemain Barcelona Ini Ditangkap Polisi

Pisau atau belati dilekatkan pada ayam jantan yang berkelahi juga ditemukan selama penggerebekan.

"Unggas tersebut telah dimodifikasi dan dipersiapkan untuk bertarung. Kami juga menemukan perlengkapan yang berhubungan dengan pertandingan adu hewan," kata pengawas komisi judi Indiana, Rob Townsend.

Fox melaporkan, pihak berwenang telah melakukan penyelidikan dalam beberapa tahun terakhir di Montgomery. Orang-orang yang berada di balik sabung ayam juga sudah diincar polisi.

"Orang tidak ingin ada pertarungan hewan di masyarakat mereka," ucap Townsend.

Lembaga Masyarakat Amerika untuk Pencegahan Kekejaman pada Hewan (ASPCA) menyatakan, sabung ayam sering diikuti dengan judi dan kepemilikan obat terlarang.

Baca juga : Gigit Kepala Ayam Hidup hingga Putus, Siswa SMA di AS Ditahan

Belum ada orang ditahan dalam penggerebekan tersebut, termasuk pemilik rumah yang menggelar sabung ayam.

Di Indiana, sabung ayam dan kepemilikan ayam tarung bisa membuat seseorang mendekam di penjara selama tiga tahun.

Dalam adu ayam, unggas dipakaikan pisau atau sejenisnya sehingga dapat menimbulkan luka serius, seperti paru-paru rusak dan patang tulang.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X