Kompas.com - 09/05/2018, 23:48 WIB


KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Proses perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Malaysia memasuki separuh jalan.

Pemimpin oposisi Pakatan Harapan (PH) sekaligus mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengklaim kemenangan dalam pemilu itu.

Berdasarkan hasil terakhir tidak resmi hitung cepat sementara dari laman Malaysia Kini pukul 00.00 waktu setempat, PH secara mengejutkan unggul dengan raihan 87 kursi parlemen.

Sementara itu, koalisi partai berkuasa pimpinan Perdana Menteri Petahana Najib Razak, Barisan Nasional (BN), tertinggal dengan 62 kursi.

Baca juga : Pemilu Malaysia Ditutup Meski Ada Warga Belum Memberi Suara

Sisanya, 11 kursi telah dimenangkan Partai Islam Malaysia (PAS) dan dua kursi oleh kandidat dari jalur independen.

Masih ada sisa 60 kursi yang masih dihitung suaranya dari total 222 kursi parlemen yang diperebutkan. Diperlukan 112 kursi untuk membentuk pemerintahan.

Dalam konferensi pers yang digelar pukul 23.30 waktu setempat, Mahathir berujar kalau PH telah mencapai 112 kursi.

Namun, dia menyatakan kecemasannya bahwa hasil resmi pemilu tersebut tidak kunjung diperbarui.

"Ini sudah terlambat. Mereka seharusnya telah mengumumkan siapa yang menang dan kalah," kata Mahathir dilansir dari Free Malaysia Today.

Mantan PM berjuluk Dr M itu menduga, terdapat usaha untuk menunda hasil resmi dengan tidak segera menandatangani formulir keputusan.

Mahathir berujar, Komisi Pemilihan Malaysia (EC) tidak menjalankan tugasnya. "Mereka seharusnya bertugas meneken deklarasi resmi hasil dari setiap daerah pemilihan," tuturnya.

Mahathir menandai comeback politiknya dengan menang di daerah pemilihan Langkawi setelah meraih 44.4 persen suara mengalahkan petahana dari BN dan calon ketiga dari PAS.

Dengan optimistis, dia berujar kalau koalisi PH telah mengamankan Penang, Selangor, Melaka, Negeri Sembilan, Johor, dan Kedah.

"Gampangnya, keseluruhan semenanjung berhasil dimenangkan PH. Kami berhasil memperoleh angka yang dibutuhkan. Mustahil mereka (BN) bisa mengejar," kata Mahathir.

Baca juga : Antre Berdiri di TPS demi Berikan Suara, Dua Warga Malaysia Meninggal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.