Antre Berdiri di TPS demi Berikan Suara, Dua Warga Malaysia Meninggal

Kompas.com - 09/05/2018, 14:40 WIB
Penduduk Malaysia antre untuk memberikan suara mereka di tempat pemungutan suara selama pemilihan umum ke-14 di Alor Setar, Rabu (9/5/2018). (AFP/Permata Samad) Penduduk Malaysia antre untuk memberikan suara mereka di tempat pemungutan suara selama pemilihan umum ke-14 di Alor Setar, Rabu (9/5/2018). (AFP/Permata Samad)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Penduduk Malaysia antre berdiri untuk memberikan suaranya dalam pemilihan umum yang digelar pada Rabu (9/5/2018), menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Dilansir dari Channel News Asia, Rokiah Sulung (54) jatuh pada pukul 08.20 waktu setempat ketika mengantre di tempat pemungutan suara di Dungun, Terengganu.

Kemudian, dia dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis yang sedang bertugas.

Baca juga : Pemilu Malaysia, Pertarungan Dua Raksasa Politik Semenanjung Malaya

Putri tertua Rokiah, Nurzita Md Nur mengatakan, ibunya memang memiliki tekanan darah tinggi. Saat terjatuh, dia tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sebelumnya.

"Dia masih tak sadar ketika saya tiba, dan saya melihat dia kesulitan bernafas sebelum wafat," katanya.

Di Selangor, seorang pria berusia 78 tahun pingsan ketika mengantre di Sekolah Menengah Taman Petaling pada pukul 09.30 waktu setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim medis menyatakan Lor Voon Chor meninggal dunia sekitar 15 menit kemudian.

Sang istri menyebut suaminya mempunyai penyakit jantung dan paru-paru, serta diabetes.

Lebih dari 14,4 juta penduduk Malaysia memenuhi syarat untuk menyumbangkan suara mereka dalam pemilu yang dimulai pada pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Baca juga : Panggilan Spam Nomor Asing Banjiri Ponsel Kontestan Pemilu Malaysia

Ada 8.253 TPS yang tersebar di seluruh negara untuk memfasilitasi masyarakat untuk menggunakan haknya.

Perdana Menteri Najib Razak dari Barisan Nasional dan lawannya, mantan perdana menteri Mahathir Mohamad dari Pakatan Harapan, harus mengamankan minimal 112 kursi dari 222 kursi di Parlemen untuk bisa memimpin Malaysia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X