Aksi Tank Tanpa Awak Rusia Terekam Video

Kompas.com - 07/05/2018, 19:18 WIB
Tank tanpa awak Ural-9 buatan Rusia. YouTube/Russia TodayTank tanpa awak Ural-9 buatan Rusia.
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah uji coba tank tanpa awak Uran-9 milik Rusia terekam kamera video yang beredar luas di media sosial.

Uran-9 ini dikabarkan menjadi salah satu alutsista terbaru Rusia yang akan resmi dipamerkan dalam parade Hari Kemenangan Perang Dunia II di Lapangan Merah, Moskwa pada 9 Mei mendatang.

Uran-9, yang dikendalikan dari jarak jauh, terlihat tengah melakukan manuver melintasi lumpur dan melepaskan tembakan salvo dalam video yang disiarkan stasiun televisi Rusia, Zvezda TV.

Kendaraan perang canggih seberat 12 ton ini mampu menghancurkan tank dan sistem pertahanan ringan dengan senapan otomatis 2A72 berkaliber 30 milimeter dan dua senapan mesin.


Baca juga : Armata, Tank Super Rusia yang Membuat Negara Barat Gelisah

Selain itu, Uran-9 juga dipersenjatai dengan misil anti-tank Ataka. Keunggulan lain Uran-9 adalah kemampuan "silumannya" yang bisa menghindari endusan radar musuh.

Fungsi lain Uran-9 adalah untuk menyediakan dukungan pengintaian dan serangan yang dilakukan unit-unit kontra-terorisme atau militer lainnya dalam perang perkotaan.

Dengan sensor dan persenjataannya, Uran-9 bisa meningkatkan efektifitas tempur sekaligus memberi perlindungan tambahan bagi para personel militer terutama dari unit-unit infantri.

Uran-9 juga memiliki kemampuan bertahan dari tembakan senjata ringan dan serpihan bahan peledak. Sementara lempengan baja di bagian belakang melindungi sistem suspensi kendaraan tempur ini.

Bagaimana aksi Uran-9 di medan pertempuran? Silakan Anda saksikan dalam video di bawah ini:

Baca juga : Ini 10 Alutsista Rusia yang Bikin Gentar AS


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X