Kompas.com - 07/05/2018, 14:28 WIB

Rouhani melanjutkan, Iran saat ini masih berusaha menghormati komitmen. "Namun kami tidak akan bernegosiasi mengenai senjata maupun pertahanan kami," tegasnya.

Desakan agar Trump bertahan di kesepakatan itu disuarakan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, dalam tulisannya di New York Times.

Dilaporkan BBC, Johnson menyadari kalau kesepakatan bernama Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) itu mempunyai banyak celah.

"Namun, dari berbagai opsi agar Iran tidak mendapatkan senjata nuklir, hanya JCPOA yang kekurangannya paling sedikit," kata Johnson.

Menteri 53 tahun itu kemudian mengibaratkan JCPOA sebagai borgol. Dia menyatakan borgol itu telah tersedia di meja.

"Sangat bijaksana jika fokus kami adalah meningkatkan borgol tersebut, bukan berusaha merusaknya," lanjut Johnson.

Baca juga : PM Israel Klaim Punya Bukti Iran Sembunyikan Senjata Nuklir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.