Gunung Meletus Muntahkan Lahar, Ribuan Warga Hawaii Dievakuasi

Kompas.com - 06/05/2018, 11:50 WIB
Seorang warga Hawaii melihat luapan lahar yang keluar dari celah tebing gunung Kilauea di Pulau Besar, Hawaii. Sekitar 10.000 warga telah diminta mengungsi untuk menghindari dampak letusan gunung berapi yang meletus pada Jumat (4/5/2018). AFP / FREDERIC J BROWNSeorang warga Hawaii melihat luapan lahar yang keluar dari celah tebing gunung Kilauea di Pulau Besar, Hawaii. Sekitar 10.000 warga telah diminta mengungsi untuk menghindari dampak letusan gunung berapi yang meletus pada Jumat (4/5/2018).

HONOLULU, KOMPAS.com - Gunung berapi Kilauea di Pulau Besar, Hawaii telah mulai memuntahkan lahar di kawasan yang dekat dengan permukiman, memaksa ribuan orang untuk dievakuasi.

Letusan gunung Kilauea diawali guncangan gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang memicu runtuhnya tebing pantai dan mendorong keluarnya lahar panas.

Tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan kendati gempa yang mengguncang tercatat sebagai yang terbesar sejak 1975. Meski demikian gempa tetap menyebabkan hancurnya rumah dan bangunan.

Badan Survei Geologi AS (USGS) mencatat gempa terjadi pada pukul 12.32 waktu setempat dan berpusat di sisi selatan gunung berapi Kilauea, yang sudah mulai mengeluarkan awan panas sejak Kamis (3/5/2018).


Baca juga : Gunung Kilauea di Hawaii Erupsi, 10.000 Penduduk Diimbau Waspada

Gunung Kilauea merupakan satu dari lima gunung berapi yang masih aktif di Hawaii.

Administrasi Penerbangan Federal telah memberlakukan larangan terbang di atas lokasi bencana hingga Senin (7/5/2018), namun masih terbuka untuk operasi bantuan.

Gempa turut memicu terjadinya longsongran batu di jalur Taman Nasional Gunung Api Hawaii. Sebuah tebing di dekat pantai runtuh dan masuk ke laut.

Pejabat setempat memerintahkan penutupan taman nasional yang mencakup sepersepuluh luasan total pulau. Sekitar 2.600 pengunjung dievakuasi.

"Saat ini sedang tidak aman untuk berada di sini," kata Pengawas Taman Nasional Cindy Orlando dalam pernyataannya.

Rekaman video amatir menunjukkan magma berwarna oranye yang menyala memancar dari celah retakan tanah di area hutan.

Lahar juga bisa terlihat keluar melalui retakan di jalan-jalan di Leilani Estates dan Taman Lanipuna. Warga telah diminta mengungsi sejak Kamis.

Baca juga : Gumpalan Putih Raksasa Mengapung di Lautan Hawaii, Apakah Itu?

Area yang dievakuasi mencakup 770 bangunan yang menampung sekitar 1.700 warga, namun dampak bencana berpotensi dirasakan sekitar 10.000 orang yang berada di wilayah distrik yang lebih luas.

Gubernur David Ige telah memobilisasi Garda Nasional Hawaii dan mengerahkan sekitar 70 personil dan penerbang untuk membantu proses evakuasi, menjaga keamanan dan pekerjaan darurat lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X