Replika Panmunjom Ini Jadi Atraksi Wisata Setelah KTT Antar-Korea

Kompas.com - 06/05/2018, 06:00 WIB
Dua orang anak sedang berpose menirukan jabat tangan Presiden Korea Selatan Moon Jae In dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di replika Panmunjom di Namyangju, Korea Selatan, Sabtu (5/5/2018).
Replika Panmunjom itu menjadi atraksi wisata setelah berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi Antar-Korea (27/4/2018). AFP/ED JONESDua orang anak sedang berpose menirukan jabat tangan Presiden Korea Selatan Moon Jae In dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di replika Panmunjom di Namyangju, Korea Selatan, Sabtu (5/5/2018). Replika Panmunjom itu menjadi atraksi wisata setelah berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi Antar-Korea (27/4/2018).

SEOUL, KOMPAS.com - Dua orang anak berhadapan, dan bersalaman dengan latar belakang sebuah gedung berwarna biru, dan seorang anak berdiri di atas jalan berkerikil.

Jika diperhatikan, dua orang anak itu berpose di Panmunjom, desa yang menjadi lokasi Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT) antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut).

Namun, dilansir AFP Sabtu (5/5/2018), ini bukanlah Panmunjom yang asli. Melainkan replika dari film Joint Security Area yang tayang pada 2000.

Tempat yang terletak di Namyangju, sebelah timur ibu kota Seoul, itu langsung menjadi magnet bagi wisatawan setelah KTT yang digelar 27 April tersebut.

Baca juga : Trump Pertimbangkan Panmunjom Jadi Lokasi Pertemuan dengan Kim Jong Un

Di sana, para turis mengabadikan momen paling terkenal di KTT. Yakni jabat tangan antara Presiden Korsel Moon Jae In dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un.

"Anak saya meminta ke sini setelah mereka menonton pertemuan itu di televisi sekolah," kata seorang turis bernama Park Sook Hyun.

Chung O Chul, mengaku datang dari kota selatan Changwon. "Saya ingin merayakan momen rekonsiliasi dua Korea dengan datang ke sini," sebut pria 46 tahun itu.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in saat bertemu di Garis Demarkasi Militer, di desa perbatasan Panmunjom, Jumat (27/4/2018).AFP Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in saat bertemu di Garis Demarkasi Militer, di desa perbatasan Panmunjom, Jumat (27/4/2018).

Replika itu dibuat semirip mungkin dengan Panmunjom. Selain gedung biru, terdapat pula Panmungak, yakni bangunan yang berada di sisi Korut, serta Gedung Perdamaian di sisi Korsel.

Park melanjutkan, tempat itu memang begitu mirip dengan Panmunjom. Hanya ada, terdapat satu yang kurang. Yakni atmosfer tegang yang ada di dalamnya.

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton sempat mendeskripsikan Panmunjom sebagai "tempat paling menakutkan di Bumi ini".

Adapun Panmunjom yang asli masih terlarang bagi masyarakat biasa yang ingin mengunjunginya.

Fasilitas tersebut mempunyai tempat menonton outdoor yang dimiliki oleh Dewan Film Korsel Studio Namyangju itu.

"Tempat menonton itu awalnya destinasi populer. Namun sejak KTT digelar, turis lebih suka ke replika Panmunjom," kata pengelola replikas dalam keterangan resmi.

Rencananya pada akhir Mei, replika Panmunjom itu bakal diruntuhkan. Sebab, studio bakal direlokasi ke Busan 2019 mendatang.

Baca juga : Ini Pesan Kim Jong Un di Buku Tamu KTT Antar-Korea di Panmunjom

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X