Korea Utara Resmi Majukan 30 Menit ke Zona Waktu Korsel

Kompas.com - 05/05/2018, 11:08 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri), dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In berpegangan tangan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea di Panmunjom, Jumat (27/4/2018). AFP/KOREAN BROADCASTING SYSTEMPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri), dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In berpegangan tangan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea di Panmunjom, Jumat (27/4/2018).

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) mengumumkan telah memajukan zona waktu mereka 30 menit sesuai dengan waktu Korea Selatan ( Korsel).

Kantor berita Korut KCNA melaporkan, keputusan itu dibuat berdasarkan dekrit Dewan Presidium Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korut (nama resmi Korut).

Dilansir Yonhap Sabtu (5/5/2018), dekrit itu langsung diterapkan Jumat (4/5/2018) pukul 11.30 waktu Pyongyang sebelum kemudian diubah.

Dalam reportase KCNA, pengaturan waktu ini merupakan pemenuhan janji yang dilakukan Pemimpin Korut Kim Jong Un saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea (27/4/2018).

Baca juga : Kim Jong Un Bakal Ubah Zona Waktu Korut Jadi Sama seperti Korsel

Saat itu kepada Presiden Korsel Moon Jae In, Kim berujar hatinya tersayat saat menyaksikan dua jam yang digantungkan di dinding menunjukkan zona waktu Korsel dan Korut.

Kim kemudian berjanji bakal mengubah waktunya. "Anda dapat mengumumkannya secara terbuka," kata Kim ditirukan juru bicara presiden, Yoon Young Chan.

"Langkah pengaturan waktu itu untuk mempercepat proses untuk menyatukan Utara dan Selatan, dan menghilangkan perbedaan," kata KCNA.

Sementara kantor berita AFP memberitakan, Korsel menyambut baik keputusan tersebut sebagai "langkah simbolis" demi memperkuat relasi antar-Korea.

Korut memutuskan memundurkan zona waktu mereka selama 30 menit sejak Agustus 2015 sebelum masa pendudukan Jepang di Semenanjung Korea pada 1910-1945.

Mulai Sabtu ini, ada tiga negara yang menggunakan zona waktu yang sama. Yakni Korut, Korsel, serta Jepang.

Korut bukan satu-satunya negara yang menggunakan waktu untuk menunjukkan identitas nasional mereka.

China dan India juga menerapkan zona waktu tunggal untuk menunjukkan persatuan di seluruh wilayah mereka.

Masyarakat di provinsi paling barat di China tetap menerapkan waktu Beijing. Meski, matahari di wilayah tersebut baru terbit dua jam kemudian dari Beijing.

Baca juga : Bakal Dibebaskan, Siapa Tiga Warga AS yang Ditahan Korut?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Yonhap,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X