Kapal Perang Yunani Bersenggolan dengan Kapal Turki di Laut Aegea

Kompas.com - 04/05/2018, 23:46 WIB
Kapal tempur milik Yunani saat berlayar di perairan Laut Aegea. Insiden terjadi pada Jumat (4/5/2018) saat kapal perang Yunani bersenggolan dengan kapal dagang berbendera Turki. HURRIYET DAILY NEWSKapal tempur milik Yunani saat berlayar di perairan Laut Aegea. Insiden terjadi pada Jumat (4/5/2018) saat kapal perang Yunani bersenggolan dengan kapal dagang berbendera Turki.

ATHENA, KOMPAS.com - Sebuah kapal perang milik Angkatan Laut Yunani bersenggolan dengan kapal sipil berbendera Turki saat berada di perairan Laut Aegea.

Menurut Angkatan Laut Yunani, dalam pernyataannya, mengatakan kapal dagang Turki telah mendekati dan bersenggolan dengan salah satu kapal perangnya saat ambil bagian dalam latihan bersama NATO.

"Setelah terjadi senggolan, kapal dagang itu langsung melarikan diri kembali ke perairan Turki," kata Angkatan Laut Yunani dalam pernyataannya, Jumat (4/5/2018).

"Beruntung tidak ada seorang pun yang terluka dan tidak ada kerusakan serius akibat insiden itu," lanjut pernyataan itu, dilansir AFP.

Baca juga : Pesawat Tempur Yunani Jatuh saat Misi Pencegatan di Laut Aegea

Turki selama beberapa dekade terakhir sedang dalam perdebatan dengan Yunani menyangkut kedaulatan di wilayah perairan Laut Aegea dan wilayah udara di dekat pantai Turki, yang menurut Athena berdasarkan perjanjian pascaperang.

Kedua negara nyaris terlibat peperangan karena sejumlah pulau tidak berpenghuni pada tahun 1996 dan perselisihan kerap terjadi antara kedua angkatan udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bulan lalu, seorang pilot pesawat tempur Yunani tewas ketika pesawat jet yang diterbangkannya terjatuh di Laut Aegea setelah menjalankan misi pencegatan jet Turki.

Beberapa hari sebelumnya, tentara Yunani melancarkan tembakan peringatan ke arah helikopter milik Turki yang kedapatan mendekati pulau kecil Ro yang berada di perbatasan tenggara.

Ketegangan antara kedua negara juga sempat terjadi saat Yunani menolak mengekstradisi delapan tentara Turki yang mencari perlindungan ke negara itu setelah terjadinya kudeta militer yang gagal pada 2016.

Sebaliknya, Turki telah menolak melepaskan dua serdadu Yunani yang ditangkap pada bulan Maret setelah melintasi perbatasan, yang diklaim tersesat lantaran kabut tebal.

Baca juga : Dituduh Mata-mata, Dua Tentara Yunani Ditahan di Turki

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.