Kompas.com - 04/05/2018, 22:14 WIB

Kepada CNN, Penasihat Keamanan Nasional John Bolton merespon laporan yang dirilis oleh The Times itu sebagai "omong kosong'.

"Presiden tidak pernah meminta Pentagon untuk memberi opsi terkait pengurangan pasukan AS di Korsel," kata Bolton dalam pernyataan tertulisnya.

Cheong Wa Dae atau Gedung Biru, Kantor Kepresidenan Korsel, juga mengeluarkan statemen yang yang menyanggah pemberitaan tersebut.

Menurut pernyataan tertulis itu, pejabat dari Dewan Keamanan Nasional AS memberi tahu Penasihat Keamanan Korsel, Chung Eui Yong, bahwa kabar tersebut tidak benar.

Lebih lanjut, sumber itu berkata kalau keputusan penarikan pasukan Negeri "Paman Sam" dari Korsel dilakukan kalau Korut benar-benar melakukan denuklirisasi.

Baca juga : Politisi Republikan Ajukan Trump untuk Dapat Nobel Perdamaian

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.