Kompas.com - 04/05/2018, 14:56 WIB
Tangkapan gambar dari rekaman video pria yang memanggul lumba-lumba di pantai, di provinsi Guangdong, China. (Channel News Asia) Tangkapan gambar dari rekaman video pria yang memanggul lumba-lumba di pantai, di provinsi Guangdong, China. (Channel News Asia)

GUANGZHOU, KOMPAS.com - Kepolisian China memburu seorang pria yang terekam sedang memanggul lumba-lumba di sebuah pantai di provinsi Guangdong.

South China Morning Post melaporkan pada Kamis (3/5/2018), video direkam pada Selasa lalu di Pulau Hailing, yang merupakan destinasi wisata populer di Guangdong.

Pria itu terlihat mengenakan celana renang pendek, sedang berjalan santai di pantai dengan lumba-lumba di atas bahunya dan diikuti oleh seorang perempuan di belakangnya.

Baca juga : China Pasang Rudal Penjelajah di Laut China Selatan

Kepada situs Btime.com, otoritas perikanan setempat mengatakan, pihaknya menerima laporan dari saksi mata tentang keberadaan lumba-lumba yang terdampar di pantai.

"Pria itu terlihat membawa lumba-lumba ke mobilnya. Dia bakal mendapat hukuman jika sudah teridentifikasi," ucap pejabat otoritas yang enggan disebutkan namanya.

"Lumba-lumba merupakan hewan yang dilindungi. Apakah itu mati atau hidup, dia seharusnya menghubungi otoritas untuk meminta bantuan," katanya.

Kementerian Keamanan Publik China menyatakan, penyelidikan sedang dilakukan dan mengimbau warga melapor informasi apa pun terkait pria tersebut.

"Saksi mata melihat lumba-lumba itu nampak sekarat dan hampir mati di tepi pantai," kata pejabat otoritas perikanan.

Baca juga : Di China, Anak-anak Menyewa Ponsel untuk Bermain Game

Dilansir dari BBC, pengguna media sosial di China mengkritik aksi pria yang memanggul lumba-lumba.

"Saya bahkan tidak tahu hukuman apa yang pantas atas perbuatan semacam ini," tulis pengguna di Weibo.

"Jika Anda mampu, curilah hiu dari laut dan lihat apa yang akan terjadi. Tinggalkan lumba-lumba itu sendirian," tulis pengguna lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.