Korban Tewas Badai Pasir di India Bertambah Jadi 125 Orang - Kompas.com

Korban Tewas Badai Pasir di India Bertambah Jadi 125 Orang

Kompas.com - 04/05/2018, 09:13 WIB
Badai pasir menerjang wilayah di Mathura, Uttar Pradesh, India., Rabu (2/5/2018). (AFP) Badai pasir menerjang wilayah di Mathura, Uttar Pradesh, India., Rabu (2/5/2018). (AFP)

AGRA, KOMPAS.com - Korban tewas akibat fenomena badai pasir dan sambaran petir di India bertambah menjadi 125 orang.

Dilaporkan AFP, Kamis (3/5/2018), sebanyak 111 orang tewas karena tertimpa dinding rumah dan atap. Saat insiden terjadi, banyak korban sedang dalam ekadaan tertidur.

Sementara, 14 orang lainnya tewas karena tersambar kilatan petir di negara bagian Andhra Pradesh. Ada lebih dari 41.000 kilatan petir yang tercatat pada Rabu (2/5/2018).

Badai pasir menyapu wilayah utara India dengan kekuatan angin mencapai lebih dari 130 kilometer/jam di Uttar Pradesh, Rajasthan dan Punjab.

Baca juga : Badai Pasir Terjang Wilayah di India, 77 Orang Tewas

Badai juga menyebabkan rumah hancur, pohon tumbang dan tiang listrik roboh.

Beberapa distrik diterjang angin kencang selama 45 menit, diikuti dengan sambaran petir.

Shivam Lohoa, pemilik hotal di distrik Alwar, Rajasthan, memilih meninggalkan mobilnya di jalan dan berlari untuk menyelamatkan diri.

"Saya tidak pernah melihat badai dahsyat dalam 25 tahun. Semua orang ketakutan dan berlari karena pohon dan rumah terbawa angin. Ini mimpi buruk," katanya.

Distrik Agra di Uttar Pradesh merupakan salah satu wilayah yang rusak parah, dengan korban tewas mencapai 43 orang.

Taj Mahal yang berada di Agra dilaporkan tidak mengalami kerusakan.

Baca juga : Korban Tewas Badai Pasir India Capai 116 Orang

Pejabat komisioner Uttar Pradesh, TP Gupta, mengatakan total korban tewas akibat badai belum pernah mencapai angka itu selama 20 tahun terakhir.

"Cuaca diprediksi, masih akan ada banyak badai dalam 48 jam ke depan sehingga masyarakat harus waspada," katanya.

Badai pada Rabu lalu juga membuat 150 hewan ternak dan binatang lainnya mati di Uttar Pradesh.

Pemerintah dengan segera mencairkan kompensasi bagi korban. Sekitar 6.000 dollar AS atau sekitar Rp83 juta akan diberikan kepada keluarga yang anggotanya menjadi korban tewas.


Komentar

Terkini Lainnya

Eks Koruptor Nekat Nyaleg, MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat Nyaleg, MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional
Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Nasional
Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Megapolitan
Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Nasional
Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak 'Fair'

Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak "Fair"

Megapolitan
KPK Geledah Kantor dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

KPK Geledah Kantor dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

Nasional
MK Jemput Bola Cari Dewan Etik Pengganti Salahuddin Wahid

MK Jemput Bola Cari Dewan Etik Pengganti Salahuddin Wahid

Nasional
Hukuman Penjara Mantan Presiden Korea Selatan Bertambah Jadi 32 Tahun

Hukuman Penjara Mantan Presiden Korea Selatan Bertambah Jadi 32 Tahun

Internasional
Tiga Prajurit TNI di Papua Tewas Akibat Miras Oplosan

Tiga Prajurit TNI di Papua Tewas Akibat Miras Oplosan

Regional
Satgas Saber Pungli Dipandang Jadi Pekerjaan Tambahan Polri

Satgas Saber Pungli Dipandang Jadi Pekerjaan Tambahan Polri

Nasional
Penjelasan Anies soal Instruksi Menutupi Kali Item dengan Kain Hitam

Penjelasan Anies soal Instruksi Menutupi Kali Item dengan Kain Hitam

Megapolitan
Nasib SD 11 Parepare: Kembali Disegel Pemilik Lahan, Siswa Belajar di Lantai

Nasib SD 11 Parepare: Kembali Disegel Pemilik Lahan, Siswa Belajar di Lantai

Regional
Kendaraan Khusus Asian Games Dipasangi Stiker agar Bebas Ganjil-Genap

Kendaraan Khusus Asian Games Dipasangi Stiker agar Bebas Ganjil-Genap

Megapolitan

Close Ads X