Ratusan Bayi Perempuan Dibunuh dan Dibuang di Pakistan selama 2017

Kompas.com - 03/05/2018, 21:01 WIB
Para relawan menggali liang lahat untuk jenazah bayi yang ditemukan di Pakistan pada 2002. METRO.co.uk/ AFPPara relawan menggali liang lahat untuk jenazah bayi yang ditemukan di Pakistan pada 2002.

KARACHI, KOMPAS.com - Ratusan jenazah bayi perempuan dilaporkan ditemukan di tempat pembuangan sampah di Pakistan sepanjang tahun 2017 lalu.

Sejak awal tahun 2017 hingga April 2018, sebanyak total 345 jenazah bayi ditemukan di Karachi dengan 99 persen di antaranya merupakan bayi perempuan.

Demikian diberitakan The News International, mengutip data organisasi Edhi Foundation di Karachi.

Orangtua di Pakistan masih banyak yang beranggapan memiliki anak laki-laki lebih baik daripada anak perempuan.

Bayi berumur empat hari ditemukan dengan luka pada bagian leher, sementara bayi lainnya yang baru lahir dibunuh setelah ditemukan ditinggalkan di sebuah tangga masjid karena dianggap anak hasil hubungan terlarang.

Baca juga : Dianggap Promosi Budaya Barat, Pesta Dansa Dilarang di Sekolah Pakistan

Meski pembunuhan terhadap bayi dianggap pelanggaran dan tindak kriminal di Pakistan, namun polisi kerap menyalahkan kemiskinan dan buta huruf atas kasus pembunuhan bayi perempuan yang masih banyak terjadi.

Melansir dari Metro.co.uk, berbagai organisasi sosial di Pakistan telah berupaya menghentikan kasus tersebut.

"Kami telah berurusan dengan kasus-kasus seperti itu selama bertahun-tahun. Beberapa bahkan sampai mengguncang jiwa kami. Kami bertanya-tanya apakah masyarakat kami kembali ke zaman primitif," kata Anwar Kazmi, manajer senior Edhi Foundation.

Sementara menurut Yayasan Kesejahteraan Chhipa, mencatat telah menemukan 93 kasus pembunuhan bayi perempuan di Karachi.

Sebanyak 70 kasus di antaranya terjadi pada 2017 dan sisanya dalam tahun ini.

"Kami memberi mereka penguburan yang layak dan mendoakan bayi-bayi itu. Setelah merampungkan urusan di rumah sakit dan kepolisian, kami mengubur mereka di lahan makam kami sendiri," kata Shahid Mehmood dari Organisasi Chhipa.

Kepolisian Karachi menyebut mereka hanya dapat melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan bayi tersebut apabila ada keluhan dan tahun lalu mereka hanya mendapat satu keluhan.

Baca juga : Pelaku Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Pakistan Dihukum Mati

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X