China Pasang Rudal Penjelajah di Laut China Selatan

Kompas.com - 03/05/2018, 18:21 WIB
Rudal penjelelajah anti-kapal YJ-12B yang dipamerkan dalam parade militer China. South China Morning Post/HandoutRudal penjelelajah anti-kapal YJ-12B yang dipamerkan dalam parade militer China.

BEIJING, KOMPAS.com - Media Amerika Serikat ( AS) mengabarkan kalau China telah memasang rudal penjelajah di Laut China Selatan.

CNBC mengutip laporan dinas intelijen AS memberitakan, rudal penjelajah anti-kapal dan sistem pertahanan surface-to-air di tiga titik di Kepulauan Spratly.

Dilaporkan South China Morning Post Kamis (3/5/2018), kepulauan tersebut menjadi kawasan yang diperdebatkan China dengan Vietnam dan Taiwan.

Dalam laporan intelijen itu, sepanjang 30 hari terakhir, terdapat aktivitas pemasangan rudal di pulau karang Fiery Cross, Subi, dan Mischief.

Pemerintah China tidak menyebut soal penempatan rudal tersebut. Mereka hanya mengatakan bahwa fasilitas militer di Spratly bersifat defensif.

Baca juga : China Gelar Latihan Militer Terbesar di Laut China Selatan

Pakar Laut China Selatan Greg Poling berkata, jika pemberitaan itu benar, ini bakal menjadi kali pertama China menempatkan rudalnya di Spratly.

Langkah tersebut, kata Poling, bakal memberikan dampak signifikan berupa dominasi di Laut China Selatan, rute perdagangan dunia.

"Negara yang mengklaim wilayah di Laut China Selatan berada dalam jangkauan rudal China. Ini adalah ancaman yang sangat kuat," kata Poling.

Rudal penjelajah anti-kapal YJ-12B bisa menghantam kapal apapun dari jarak 295 mil laut, atau sekitar 546,3 kilometer.

Adapun rudal jarak jauh darat-ke-udara HQ-9B mampu menghancurkan pesawat hingga rudal jelajah lain hingga 160 mil laut, atau 296,3 kilometer.

Laksamana Philip Davidson, Kepala Komando AS di Pasifik April lalu berkata, China telah membangun pangkalan militernya di pulau kawasan Laut China Selatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X