Kompas.com - 03/05/2018, 16:07 WIB

Atas perbuatannya itu, Al Zaidi dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, namun dibebaskan setelah sembilan bulan usai mendapat pengurangan.

Sejak dibebaskan dari penjara, Al Zaidi lebih banyak berada di Beirut, Lebanon, dan baru kembali dua bulan lalu untuk maju dalam pemilihan.

Baca juga : Jurnalis Palsu Serbu Australia Jelang Commonwealth Games

"Selama sepuluh tahun terakhir saya telah mendukung kaum tertindas dan melawan para penindas."

"Saya telah berjuang untuk warga miskin dan dirugikan. Saya masih akan terus melakukannya," kata Al Zaidi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.