Kompas.com - 03/05/2018, 08:23 WIB

SAVANNAH, KOMPAS.com - Pesawat kargo militer Amerika Serikat yang mengangkut 9 pasukan jatuh di jalan raya dekat bandara Savannah, Georgia, Rabu (2/5/2018) siang waktu setempat.

Dilansir dari ABC News, sebanyak lima orang dilaporkan tewas dan empat lainnya masih belum diketahui nasibnya.

"Kami mengonfirmasi ada 9 prang, terdiri dari 5 kru dan 4 penumpang tambahan," kata juru bicara Pasukan Nasional Puerto Rico, Paul Dahlen, seperti diwartakan AFP.

Dia mengatakan, empat penumpang tambahan itu juga merupakan pasukan militer.

Baca juga : China Luncurkan Pesawat Pengebom dan Jet Tempur di Sekitar Taiwan

Dahlen tidak dapat mengonfirmasi seluruh penumpang tewas.Nama-nama pasukan yang berada di pesawat tidak akan dirilis sampai keluarga terdekat mendapat informasi ini.

Pesawat jatuh di persimpangan Jalan Raya 21 di Jalan Crossgate, sebelah timur laut dari bandara Savannah. Jalan ditutup untuk sementara, dan listrik telah dipadamkan di area tersebut.

"Sejauh ini, tidak ada mobil yang tertabrak dalam kecelakaan, ini tentu sebuah keajaiban," kata Gena Bilbo, petugas informasi publik di kantor kepolisian Effingham.

Dia menambahkan, seluruh perjalanan kereta api juga terpaksa dihentikan karena jalur relnya mengalami kerusakan akibat jatuhnya pesawat.

Pesawat lepas landas dari Bandara Savannah/Hilton Head Internasional. Saat terjatuh, pesawat berusia lebih dari 50 tahun itu sedang dalam perjalanan menuju Arizona untuk latihan rutin.

Baca juga : Tersiram Air Panas di Pesawat, Penumpang Qantas Tuntut Ganti Rugi

Foto yang beredar di media sosial menunjukkan puing pesawat yang hangus karena dilalap api dan asap hitam mengepul.

Presiden AS Donald Trump berkicau di Twitter, mengucapkan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Sementara, penyebab kecelakaan masih diselidiki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP,ABC News


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.