Sanksi Negara Barat Berefek ke Anggaran Militer Rusia

Kompas.com - 02/05/2018, 16:58 WIB
Tak kurang dari 11.000 prajurit dan berbagai peralatan tempur militer Rusia dipamerkan dalam peringatan 69 tahun kemenangan atas Nazi Jerman di Lapangan Merah, Moskwa, Jumat (9/5/2014). Rusia hingga kini merupakan negara dengan kekuatan militer terbesar kedua di seluruh dunia. KIRILL KUDRYAVTSEV / AFPTak kurang dari 11.000 prajurit dan berbagai peralatan tempur militer Rusia dipamerkan dalam peringatan 69 tahun kemenangan atas Nazi Jerman di Lapangan Merah, Moskwa, Jumat (9/5/2014). Rusia hingga kini merupakan negara dengan kekuatan militer terbesar kedua di seluruh dunia.

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Sebuah lembaga think-tank di Stockholm, Swedia, merilis laporan Rusia telah memangkas anggaran militernya di 2017.

Radio Free Europe melaporkan Rabu (2/5/2018), Institut Penelitian Perdamaian Internasional (SIPRI) menyebut pengeluaran militer Rusia dipotong 20 persen.

Dalam peringkat negara dengan pengeluaran militer terbesar, Rusia turun ke posisi empat dengan bujet 66,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS), atau Rp 924,5 triliun.

Posisi Rusia disalip oleh Arab Saudi yang menghabiskan 69,4 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 967,7 triliun, pada 2017.

Pemotongan itu menjadi yang pertama kali dilakukan Rusia sejak Negeri "Beruang Merah" tersebut dihantam krisis pada 1998.

Baca juga : Menlu Rusia Tuduh AS Berupaya Memecah Belah Suriah

Siemon Wezeman, Peneliti Senior SIPRI menjelaskan, anggaran pertahanan Rusia mengalami penurunan karena masalah ekonomi yang dirasakan negara itu sejak 2014.

" Sanksi yang diberikan negara Barat dan resesi berkepanjangan membuat Rusia terpaksa memangkas anggaran militernya hingga 20 persen," ucap Wezeman.

Sebelum 2017, Kremlin berusaha untuk tetap mempertahankan nominal belanja militernya. Mereka kemudian memangkas sektor lain seperti pendidikan dan infrastruktur.

Namun di 2017, Wezeman berkata kalau Rusia tidak mempunyai jalan lain selain memangkas anggaran militernya.

"Tidak dimungkinkan lagi untuk sekadar mempertahankan jumlah anggaran yang sama. Bagi Rusia, mereka menelan harga diri sendiri," beber Wezeman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X