Kompas.com - 30/04/2018, 23:59 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai menimbang-nimbang lokasi pertemuannnya dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Kali ini, seperti diberitakan Yonhap Senin (30/4/2018), Trump menyiratkan memakai Panmunjom yang berada di Korea Selatan (Korsel) melalui kicauan di Twitter.

Desa di zona demiliterisasi itu menjadi lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea antara Korsel dan Korut pekan lalu (27/4/2018).

Baca juga : PM Singapura: Belum Ada Permintaan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kim-Trump

"Banyak negara dipertimbangkan. Namun, bisakah Rumah Perdamaian menjadi lokasi paling penting, abadi, dan representatif? Hanya bertanya!" kata Trump.

Sebelum dia menuliskan kicauan tersebut, sempat beredar isu kalau tuan rumah pertemuan Trump dan Kim mengerucut ke dua negara; Singapura dan Mongolia.

Untuk Singapura menjadi pilihan selain infrastruktur dan keamanan lebih baik, negara itu juga masih bisa dijangkau oleh Korut.

Kemudian, Singapura juga pernah menjadi tuan rumah pertemuan bersejarah dua negara yang berseteru, yakni China dan Taiwan di November 2015.

Namun, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong berkata kalau dia masih belum menerima permintaan dari AS maupun Korut.

"Lokasi pertemuan itu harus disetujui baik oleh Korut maupun AS. Dan saya ragu mereka telah mencapai kesepakatan itu," kata Lee.

Indonesia kemudian menawarkan diri sebagai lokasi pertemuan Kim dan Trump yang dijadwalkan dihelat Mei atau awal Juni tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Senin.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Duta Besar Korut An Kwang Il, dan Duta Besar Korsel Kim Chang Beom.

"Kami menawarkan, apabila ada rencana pertemuan antara Pemimpin Kim Jong Un dengan Presiden Donald Trump, bisa dilaksanakan di Indonesia. Kami tawarkan itu," kata Presiden Jokowi.

Baca juga : Jokowi Tawarkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Trump dan Kim Jong Un

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Yonhap
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.