Presiden Korsel: Trump Pantas Dapat Hadiah Nobel Perdamaian

Kompas.com - 30/04/2018, 20:37 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump (kanan) saat keduanya bertemu di Washington DC, pada 30 Juni 2017.AFP/ JIM WATSON Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump (kanan) saat keduanya bertemu di Washington DC, pada 30 Juni 2017.

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan Presiden AS Donald Trump pantas untuk menerima hadiah Nobel Perdamaian atas peranannya dalam pembahasan denuklirisasi Semenanjung Korea dan mengakhiri perang antar-Korea.

Pernyataan Presiden Moon itu disampaikan saat dirinya menerima ucapan selamat dari mantan Ibu Negara Korsel Lee Hee-ho, yang juga adalah istri mendiang presiden Korsel terdahulu, Kim Dae-jung.

Dilansir dari Fox News, Lee berkomentar jika Presiden Moon pantas mendapat Nobel Perdamaian atas upayanya mewujudkan perdamaian di Semenanjung Korea.

Namun Moon justru menjawab pujian itu dengan menyebut Trump sebagai sosok yang pantas mendapat penghargaan.

Baca juga : Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

"Presiden Trump yang lebih pantas menerima hadiah Nobel. Apa yang kita butuhkan hanyalah perdamaiannya," kata Moon disampaikan pejabat Korea kepada media, Senin (30/4/2018).

Sebelumnya, mendiang mantan presiden Korsel Kim Dae-jung juga memenangkan hadiah Nobel Perdamaian pada 2000 atas perannya dalam menggelar KTT antar-Korea yang pertama.

Atas alasan itulah, Lee Hee-ho mengatakan Presiden Moon yang telah menyukseskan pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Jumat (27/4/2018) juga pantas atas penghargaan yang sama.

KTT antar-Korea kembali dilangsungkan untuk kali ketiga. Yang kedua, pertemuan tingkat tinggi dilangsungkan pada 2007 di Pyongyang.

Dalam pertemuan yang bertempat di Gedung Perdamaian, di desa perbatasan Panmunjom itu, Moon dan Kim sempat bertemu selama sekitar 12 jam.

Baca juga : Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

Pertemuan itu menghasilkan Deklarasi Panmunjom yang salah satu intinya adalah kedua pihak sepakat membahas perjanjian damai untuk mengakhiri perang Korea yang telah berhenti dengan gencatan senjata pada 1953.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional
Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Internasional
Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Internasional
Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Internasional

Close Ads X