Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 29/04/2018, 11:11 WIB

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara berjanji akan menutup situs uji coba nuklir pada Mei 2018.

Pernyataan itu disampaikan oleh pemerintah Korea Selatan setelah digelarnya pertemuan bersejarah antara Presiden Moon Jae-in dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Jumat (24/4/2018).

"Kim mengatakan, selama pertemuan dengan presiden Moon, dia akan melakukan penutupan uji coba nuklir pada Mei," kata juru bicara kepresidenan Korsel Yoon Young-chan, Minggu (29/4/2018).

Baca juga : 5 Fakta Tempat Pertemuan Dua Pemimpin Korea, Kim dan Moon

"Kim juga akan segera mengundang para ahli dari Korsel dan Amerika Serikat serta wartawan untuk melihat proses tersebut kepada masyarakat internasional secara transparan," ucapnya.

Yoon mengungkapkan, Kim yakin jika pertemuannya dengan AS akan menyadarkankan bahwa dia bukan orang yang bakal menembakkan senjata nuklir ke Korsel ataupun ke AS.

"Jika kami sering bertemu (dengan AS), membangun kepercayaan, mengakhiri perang, dan akhirnya disepakati tidak ada invasi, mengapa kita harus hidup dengan senjata nuklir," ujar Yoon, menirukan ucapan Kim.

Kantor kepresidenan Korsel juga menyatakan, Korut bakal mengubah zona waktunya mirip seperti wilayah Korsel. Saat ini, zona waktu Korut berbeda setengah jam dengan Korsel.

Situs uji coba nuklir Korut diyakini berada di daerah pengunungan sebelah timur laut wilayah Korut.

Selama ini, Korut melakukan uji coba nuklir di dalam sistem terowongan yang digali di bawah Gunung Mantap, dekat situs Punggye-ri.

Baca juga : Kim dan Moon Berencana Bangun Kereta Cepat yang Hubungkan Korsel-Korut

Setelah uji coba terakhir pada September 2017, serangkaian guncangan menghantam situs tersebut yang diyakini oleh para ahli gempa sebagai bagian dari runtuhnya bagian dalam gunung tersebut.

Pada Sabtu (28/4/2018), Presiden AS Donald Trump mengatakan, pembicaraan dengan Kim akan dilakukan dalam tiga atau empat pekan ke depan, dan denuklirisasi Semenanjung Korea menjadi agenda utama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber BBC,AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke