Kompas.com - 29/04/2018, 11:11 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) and Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (R) berpose di depan sebuah prasasti bertuliskan Perdamaian dan Kemakmuran sedang Ditanam setelah keduanya menanam sebatang pohon di dekat garis demarkasi yang membagi kedua negara, Jumat (27/4/2018). AFP/KOREA SUMMIT PRESS POOLPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) and Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (R) berpose di depan sebuah prasasti bertuliskan Perdamaian dan Kemakmuran sedang Ditanam setelah keduanya menanam sebatang pohon di dekat garis demarkasi yang membagi kedua negara, Jumat (27/4/2018).

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara berjanji akan menutup situs uji coba nuklir pada Mei 2018.

Pernyataan itu disampaikan oleh pemerintah Korea Selatan setelah digelarnya pertemuan bersejarah antara Presiden Moon Jae-in dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Jumat (24/4/2018).

"Kim mengatakan, selama pertemuan dengan presiden Moon, dia akan melakukan penutupan uji coba nuklir pada Mei," kata juru bicara kepresidenan Korsel Yoon Young-chan, Minggu (29/4/2018).

Baca juga : 5 Fakta Tempat Pertemuan Dua Pemimpin Korea, Kim dan Moon

"Kim juga akan segera mengundang para ahli dari Korsel dan Amerika Serikat serta wartawan untuk melihat proses tersebut kepada masyarakat internasional secara transparan," ucapnya.

Yoon mengungkapkan, Kim yakin jika pertemuannya dengan AS akan menyadarkankan bahwa dia bukan orang yang bakal menembakkan senjata nuklir ke Korsel ataupun ke AS.

"Jika kami sering bertemu (dengan AS), membangun kepercayaan, mengakhiri perang, dan akhirnya disepakati tidak ada invasi, mengapa kita harus hidup dengan senjata nuklir," ujar Yoon, menirukan ucapan Kim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kantor kepresidenan Korsel juga menyatakan, Korut bakal mengubah zona waktunya mirip seperti wilayah Korsel. Saat ini, zona waktu Korut berbeda setengah jam dengan Korsel.

Situs uji coba nuklir Korut diyakini berada di daerah pengunungan sebelah timur laut wilayah Korut.

Selama ini, Korut melakukan uji coba nuklir di dalam sistem terowongan yang digali di bawah Gunung Mantap, dekat situs Punggye-ri.

Baca juga : Kim dan Moon Berencana Bangun Kereta Cepat yang Hubungkan Korsel-Korut

Setelah uji coba terakhir pada September 2017, serangkaian guncangan menghantam situs tersebut yang diyakini oleh para ahli gempa sebagai bagian dari runtuhnya bagian dalam gunung tersebut.

Pada Sabtu (28/4/2018), Presiden AS Donald Trump mengatakan, pembicaraan dengan Kim akan dilakukan dalam tiga atau empat pekan ke depan, dan denuklirisasi Semenanjung Korea menjadi agenda utama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.