Biografi Tokoh Dunia: Kwame Nkrumah, Presiden Pertama Ghana

Kompas.com - 27/04/2018, 18:53 WIB
Presiden pertama Ghana, Kwame Nkrumah. WIKIPEDIA/JOHN F KENNEDY PRESIDENTIAL LIBRARY AND MUSEUMPresiden pertama Ghana, Kwame Nkrumah.

KOMPAS.com - Kwame Nkrumah menjadi tokoh yang berperan besar bagi Gold Coast dalam meraih kemerdekaan dari Inggris dan mendirikan Ghana sebagai sebuah negara merdeka.

Namun pemerintahannya harus berakhir dengan jalan kudeta yang dilakukan militer karena krisis ekonomi yang semakin parah setelah enam tahun menjabat sebagai presiden.

Presiden pertama Ghana itu meninggal dunia dalam pengasingan, jauh dari kampung halamannya pada 27 April 1972.

Awal Kehidupan

Kwame Nkrumah lahir pada 21 September 1909 di Nkroful, sebuah desa di sebelah barat Gold Coast, kawasan di bawah pemerintahan Inggris yang menjadi cikal bakal negara Ghana.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John Wilkes Booth, Aktor Pembunuh Presiden

Tidak ada catatan pasti tentang kedua orangtuanya. Namun banyak yang meyakini sang ayah adalah seorang pengrajin emas sementara ibunya adalah pedagang. Meski tetap tidak diketahui pasti identitas keduanya.

Semasa kecil Nkrumah bersekolah di sekolah dasar Katholik Roma di dekat Half Assini.

Setelah lulus perguruan tinggi di Achimota pada 1930, Nkrumah memulai kariernya sebagai seorang pengajar di sekolah menengah Katholik Roma di Elmina dan Axim.

Karena ketertarikannya dengan dunia politik, Nkrumah memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di AS.

Dia masuk ke Universitas Lincoln di Pennsylvania pada 1935 dan lulus pada 1939. Nkrumah juga berkuliah di Universitas Pennsylvania sampai dengan 1942.

Nkrumah banyak mempelajari literatur sosialisme, terutama soal Karl Marx dan Vladimir Lenin. Dia juga membaca tentang nasionalisme dari Marcus Garvey, seorang pemimpin kulit hitam Amerika di era 1920-an.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Boris Yeltsin, Presiden Terpilih Pertama Rusia

Nkrumah kembali ke Universitas Lincoln, kali ini sebagai pengajar untuk ilmu politik. Dia kemudian terpilih menjadi ketua Organisasi Pelajar Afrika di Amerika dan Kanada.

Pada 1945, Nkrumah yang berusia 36 tahun pindah ke Inggris, di sana dia membantu mengorganisasi terjadinya Kongres Pan-Afrika Kelima.

Nkrumah kemudian mendirikan Sekretariat Nasional Afrika Barat yang bekerja untuk dekolonisasi Afrika. Dia juga menjabat sebagai wakil ketua Persatuan Pelajar Afrika Barat (WASU).

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X