Kim dan Moon Berencana Bangun Kereta Cepat yang Hubungkan Korsel-Korut

Kompas.com - 27/04/2018, 16:40 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) ketika berbicara dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In saat Konferensi Tingkat Tinggi di Panmunjom Jumat (27/4/2018). Yonhap via Korea HeraldPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) ketika berbicara dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In saat Konferensi Tingkat Tinggi di Panmunjom Jumat (27/4/2018).

PANMUNJOM, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) dan Korea Selatan ( Korsel) mewacanakan bakal meningkatkan relasi kedua negara ke bidang pembangunan.

Dilaporkan Korea Herald Jumat (27/4/2018), awalnya Pemimpin Korut Kim Jong Un memuji sistem kereta cepat yang ada di Pyeongchang.

Kota yang terletak di timur laut Korsel itu menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin yang berlangsung 9-25 Februari lalu.

Di saat memuji itulah, Kim sempat menyuarakan kekhawatiran jika Presiden Korsel, Moon Jae In, bakal tidak nyaman ketika melakukan kunjungan balasan ke Korut.


Baca juga : Semut Pun Tak Akan Lolos dari Pasukan Pengawal Kim Jong Un

Sebab, infrastruktur transportasi di sana jauh tertinggal. "Kami akan mulai bersiap untuk membuat kunjungan Anda lebih nyaman," kata Kim.

Moon kemudian menjawab bahwa dia berharap kedua negara bisa bekerja sama membangun jalur kereta cepat yang menghubungkan Korut dan Korsel.

Dia berujar, kesepakatan membangun jalur kereta cepat itu sebenarnya sudah tertuang di dua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) sebelumnya. Yakni 15 Juni 2000, dan 4 Oktober 2007.

"Sangat memalukan kesepakatan itu tidak terlaksana selama 11 tahun. Pemimpin Kim berkesempatan untuk bisa melaksanakannya," kata Moon.

Maret lalu, CEO Perusahaan Kereta Korsel, Oh Young Sik berkata bahwa pembangunan jalur kereta cepat bakal menjadi topik utama di KTT.

Jika disepakati, maka yang perlu dilakukan jajaran Oh adalah memperbaiki rel Korut yang sudah ada, serta menambahkan jalur baru.

"Nantinya, kami bisa mengirim kargo dari Seoul ke Pyongyang maupun ke Sinulju. Bahkan hingga ke Beijing, China," ungkap Oh.

Dengan adanya jalur lintas Semenanjung Korea itu, reuni keluarga yang terpisah maupun laga persahabatan tim sepak bola bisa dilakukan.

Baca juga : Pembelot Korut: Kim Jong Un Bawa Toilet Pribadi ke Mana Pun Dia Pergi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Internasional
Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X