Kompas.com - 27/04/2018, 15:39 WIB
|

SEOUL, KOMPAS.com — Pengamanan setiap kepala negara yang melakukan kunjungan dinas memang amat ketat, tak terkecuali pengamanan bagi Pemimpin Korut Kim Jong Un.

Saat Kim Jong Un melangkah menuju perbatasan kedua Korea, Jumat (27/4/2018), sekelompok anggota pasukan keamanan yang dipilih atas dasar kebugaran, kemampuan menembak, kemampuan bela diri, dan bahkan ketampanan, mendampingi sang pemimpin.

Mengenakan setelan rapi lengkap dengan dasi biru bergaris putih yang serasi dengan setelan yang mereka kenakan, belasan pria ini berdiri di depan dan di sekeliling Kim Jong Un saat dia mendekati garis demarkasi.

Di garis demarkasi itulah, Kim Jong Un bersalaman dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebelum melangkahkan kaki melintasi perbatasan kedua negara.

Baca juga: Pembelot Korut: Kim Jong Un Bawa Toilet Pribadi Ke Mana Pun Dia Pergi

Di balik setelan para pria itu terlihat sesuatu yang menonjol, kemungkinan besar adalah senjata api.

Mereka semua mengenakan pin merah Korea Utara dan earphone seperti yang biasa digunakan Secret Service, pasukan pengamanan presiden AS.

Komando Garda, pasukan yang bertugas menjamin keselamatan sang pemimpin, adalah satuan elite yang berada di lingkar terdekat kepemimpinan Korea Utara.

Ri Yong Guk, seorang pembelot dari Korea Utara yang pernah bertugas menjadi anggota pasukan pengamanan Kim Jong Il, dalam memoar yang dituliskannya pada 2013 menggambarkan ketatnya pengamanan Pemimpin Korut itu.

Setidaknya terdapat enam lapis pengamanan untuk Kim Jong Il saat sang pemimpin melakukan kunjungan ke daerah, unit-unit militer, pabrik, atau pertanian.

Baca juga: Sambut Kim Jong Un, Presiden Moon Sempat Injakkan Kaki di Korut

"Ini adalah salah satu pengamanan paling ketat di dunia, bahkan seekor semut pun tak akan lolos dari pengawasan mereka," kata Ri Yong Guk.

Pengamanan untuk pemimpin saat ini bahkan jauh lebih ketat. Dalam parade militer untuk memperingati 70 tahun berdirinya militer Korea Utara, tiga unit pasukan pengamanan dikerahkan hanya untuk mengawal Kim Jong Un.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.