Kompas.com - 27/04/2018, 15:28 WIB
Kim Yo Jong (kiri), saudari dan penasihat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah), membawa buket bunga, saat Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kanan) berpose bersama anak-anak di Panmunjom, Jumat (27/4/2018). AFP/Korea Summit Press PoolKim Yo Jong (kiri), saudari dan penasihat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah), membawa buket bunga, saat Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kanan) berpose bersama anak-anak di Panmunjom, Jumat (27/4/2018).

PANMUNJOM, KOMPAS.com - Seorang pembelot Korea Utara (Korut) meyakini, Pemimpin Korut Kim Jong Un bakal membawa toilet khusus saat pertemuan antar-Korea di Panmunjom.

Lee Yun Keol, mantan Komando Garda Korut yang melarikan diri ke Korea Selatan (Korsel) di 2005 berkata, Kim tidak pernah menggunakan toilet umum.

"Dia selalu membawa toilet pribadi ke mana pun dia bepergian," kata Lee dilansir Washington Post via CBS News Kamis (26/7/2018).

Baca juga : Sambut Kim Jong Un, Presiden Moon Sempat Injakkan Kaki di Korut

Alasannya, Korut berusaha melindungi informasi rahasia yang berkaitan dengan pemimpin yang berkuasa sejak 2011 tersebut.

"Kotoran Pemimpin Kim mengandung informasi tentang status kesehatannya. Jelas mereka tidak akan membiarkan hal seperti itu diketahui," jelas Lee.

Toilet pribadi itu tidak hanya dibawa Kim ketika berkunjung ke Korea Selatan, atau China pada 25-28 Maret yang lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lee menjelaskan, toilet khusus itu bahkan dibawa ketika Kim melakukan inspeksi militer, atau mengunjungi fasilitas pengembangan nuklir Korut.

Seorang sumber di Pasukan Pengamanan Korut berujar, Korut sengaja mendesain toilet itu agar muat di berbagai kendaraan.

"Pada beberapa kendaraan yang melakukan iring-iringan, terdapat satu yang bertindak sebagai kamar kecilnya," kata sumber itu dilansir DailyNK di 2015.

Sebelumnya, Kim membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea di Panmunjom Jumat (27/4/2018) dengan melangkahkan kaki ke kawasan Korea Selatan (Korsel).

Aksi simbolis itu membuat Kim menjadi penguasa Korut pertama yang melintasi wilayah Korsel sejak Perang Korea 1950-1953.

Baca juga : Tidak Punya Dapur, Sekolah di India Masak Makan Siang di Toilet

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CBS News
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.