Kompas.com - 27/04/2018, 08:15 WIB

SEOUL, KOMPAS.com — Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berjabat tangan pada Jumat (27/4/2018) di Garis Demarkasi Militer.

Jabat tangan menjadi simbol dimulainya pertemuan bersejarah dua negara di Semenanjung Korea yang selama ini berkonflik.

"Saya senang bertemu Anda," ujar Moon kepada Kim, seperti dilansir dari AFP.

Kim Jong Un menjadi pemimpin pertama Korea Utara yang melangkahkan kaki ke Korea Selatan sejak Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada 65 tahun lalu.

Baca juga: Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Dua pemimpin tersebut mundur selangkah ke garis perbatasan di wilayah Korea Utara sebelum berjalan ke gedung Peace House di sisi wilayah selatan di Desa Panmunjom untuk menggelar pertemuan puncak.

"Kim Jong Un akan secara terbuka berdiskusi dengan Moon Jae-in dalam berbagai isu yang dapat meningkatkan hubungan antar-Korea dan mencapai perdamaian, kemakmuran, dan reunifikasi Semenanjung Korea," tulis kantor berita resmi Korea Utara KCNA.

Diwartakan Daily Mail, Kim tiba dengan mobil memasuki Korea Selatan pada pukul 09.30 (KST) atau 06.30 WIB dan pembicaraan keduanya akan digelar satu jam kemudian.

Setiap detail dari pengaturan pertemuan dilaksanakan dengan saksama, seperti jarak kedua pemimpin yang akan duduk terpisah sekitar 2018 milimeter, sesuai dengan angka pada tahun ini.

Jembatan yang akan dilalui Moon dan Kim dicat berwarna biru, warna dari bendera reunifikasi dan PBB.

Setelah sesi pertama berakhir, Kim dan Moon akan makan siang secara terpisah sebelum mengadakan upcara penanaman pohon pada sore hari.

Baca juga: Gedung Putih Rilis Foto Pompeo Berjabat Tangan dengan Kim Jong Un

Pohon pinus akan ditanam di Garis Demarkasi Militer menggunakan tanah dari Gunung Halla di Korea Selatan dan Gunung Paektu di Korea Utara.

Cerita rakyat Korea Utara menganggap gunung tersebut sebagai tempat bapak pendiri bangsa, Kim Il Sung, yang bertempur melawan Jepang setelah Perang Dunia II.

Pertemuan dua Korea sekaligus untuk membuka jalan bagi perjumpaan Kim dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.