Van Berisi Murid Sekolah Ditabrak Kereta di India, 13 Anak Tewas

Kompas.com - 26/04/2018, 13:29 WIB
Warga di Kushinagar, India, mengerumuni van berwarna kuning yang bertabrakan dengan kereta Kamis waktu setempat (26/4/2018). Akibat insiden itu, 13 anak sekolah dilaporkan tewas. PTI File/Hindustan TimesWarga di Kushinagar, India, mengerumuni van berwarna kuning yang bertabrakan dengan kereta Kamis waktu setempat (26/4/2018). Akibat insiden itu, 13 anak sekolah dilaporkan tewas.

LUCKNOW, KOMPAS.com - Sebuah bus yang mengangkut 20 anak sekolah dilaporkan bertabrakan dengan kereta di perlintasan rel di Kushinagar, Uttar Pradesh, India.

Insiden yang terjadi pada Kamis (26/4/2018) pukul 07.00 waktu setempat itu mengakibatkan 14 orang tewas. Terdiri dari 13 anak sekolah, dan sopirnya.

Diwartakan Hindustan Times, jumlah itu ada kemungkinan bakal bertambah seiring empat korban luka saat ini berada dalam kondisi kritis.

Baca juga : Bus Sekolah di India Masuk ke Jurang, 27 Anak-anak Tewas

Dalam keterangan kepolisian setempat, kereta tersebut berangkat dari Siwan menuju Bihar ketika di perlintasan dekat Stasiun Dudhi menabrak van.

Diduga, sopir van berwarna kuning tersebut tidak mengindahkan peringatan dari petugas palang perlintasan kereta.

"Saat itu, masinis kereta bernomor 55075 juga membunyikan klakson. Namun, sopir itu seperti tidak mendengarnya," kata Sanjay Yadav, kepala humas kereta setempat.

Menteri Utama Uttar Pradesh, Yogi Aidtyanath, mengumumkan bakal memberi santunan 200.000 rupee, sekitar Rp 41,6 juta, per orang kepada keluarga korban.

Selain itu, dia juga memerintahkan Komisaris Gorakhpur Anil Kumar untuk segera melakukan penyelidikan penyebab sebenarnya kecelakaan itu.

"Sangat menyedihkan mendengar kematian siswa sekolah di Kushinagar. Saya berdoa orangtua yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tutur Adityanath di Twitter.

Selain Adityanath, Menteri Kereta India Piyush Goyal mengumumkan bakal memberikan uang santunan dengan jumlah yang sama.

Insiden yang terjadi di Uttar Pradesh berselang dua pekan dari kecelakaan yang berlangsung di Himachal Pradesh (9/4/2018).

Saat itu, 27 anak-anak dilaporkan tewas ketika bus yang mereka tumpangi terperosok ke dalam jurang di kaki Gunung Himalaya.

BBC memberitakan, kecelakaan di jalanan India terjadi cukup sering dikarenakan kemampuan menyupir sopirnya yang buruk, maupun kurangnya perawatan kendaraan.

Baca juga : Sekolah di India Berikan PR Musim Panas kepada Orangtua Murid



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X