Sebuah Universitas di China Gelar Lomba Melempar Granat

Kompas.com - 25/04/2018, 20:24 WIB
Granat. ThinkstockGranat.
|

BEIJING, KOMPAS.com - Sebuah universitas di China memutuskan untuk meningkatkan level kompetisi olahraga tahunannya dengan menggelar ajang adu melempar granat.

Menurut harian China Youth Daily, Universitas China Utara di kota Taiyuan, provinsi Shanxi, memasukkan ajang "melempar granat seberat 500 gram" dalam turnamen atletik pada Mei mendatang.

Salah seorang dosen, Li Jiangxi mengatakan, pihak kampus mencatat keengganan mahasiswa untuk ambil bagian dalam ajang tahunan lempar lembing dan lempar cakram.

Sehingga, lanjut Li, pihak kampus memutuskan untuk mengganti ajang tahunan itu dengan adu melempar granat. Dan, ternyata para mahasiswa antusias mengikuti ajang tersebut.

Baca juga : Renovasi Kamar Mandi, Pria di China Temukan 100 Granat Zaman Perang

"Para mahasiswa ramai-ramai mendaftar. Beberapa tak lolos karena terlambat mendaftar dan mereka amat kecewa," ujar Li.

Masih menurut harian China Youth Daily, ide itu datang dari seorang mahasiswa bernama Wu Jianhang yang mengirimkan surat kepada rektor untuk mengusulkan ajang unik itu.

"Wu mengatakan, dia amat senang melempar sesuatu, tetapi saat dia mendaftar tahun lalu, dia mendapati lempar lembing dan cakram tak cocok baginya," demikian China Youth Daily.

Sementara itu, harian Global Times mengabarkan, para peserta akan melemparkan replika granat Tipe 23, jenis granat yang biasa digunakan tentara Jerman pada Perang Dunia II.

Peledak yang juga kerap disebut granat "penumbuk kentang" itu kemudian diadopsi angkatan bersenjata China.

Pihak universitas mengatakan, ajang tersebut, meski diharap akan terus berlanjut tidak akan dipopulerkan. Ajang ini digelar untuk mengenang sejarah universitas tersebut.

Saat didirikan pada 1941, Universitas China Utara masih bernama Sekolah Industri Taihang serta merupakan pusat pembuatan senjata dan pelatihan personal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Baca juga : Pamer Foto Genggam Granat, Pria Rusia Ini Tewas Meledak



Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X