Kompas.com - 24/04/2018, 22:58 WIB
Warga Suriah berjalan di tengah bangunan yang hancur di kota Raqa, Februari 2018. PBB menegaskan situasi keamanan di bekas markas pertahanan ISIS itu belum aman bagi para pengungsi kembali. AFP/ DELIL SOULEIMANWarga Suriah berjalan di tengah bangunan yang hancur di kota Raqa, Februari 2018. PBB menegaskan situasi keamanan di bekas markas pertahanan ISIS itu belum aman bagi para pengungsi kembali.

JENEWA, KOMPAS.com - PBB kembali menegaskan bahwa situasi di kota Raqa, Suriah masih belum aman bagi para pengungsi untuk kembali.

Hal tersebut membuat organisasi bangsa-bangsa itu memilih banyak menyediakan bantuan yang terbatas bagi para pengungsi di bekas markas pertahanan ISIS itu.

"Kami tidak ingin memulai program yang terlalu bersemangat karena kami tidak ingin membuat kesan bahwa kota Raqa sudah aman," kata Jakob Kern, Kepala Program Bantuan Pangan Dunia untuk Suriah, Selasa (24/4/2018).

Baca juga: Dua Kuburan Massal Korban ISIS Ditemukan di Kota Raqa

"Karena pada kenyataannya tidaklah aman. Tidak ada seorang pun yang benar-benar bisa tinggal di sana," tambahnya kepada wartawan di Jenewa.

PBB, awal bulan ini telah menjalankan misi kemanusiaan ke kota Raqa untuk kali pertama sejak dibebaskan dari ISIS pada Oktober 2017 lalu.

Program Bantuan Pangan Dunia saat ini menyediakan bantuan bahan pangan untuk sekitar 50.000 orang di Raqa melalui bantuan mitra lokal di lapangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun Kern mengatakan, organisasi dunia tidak akan mengirimkan stafnya langsung ke kota itu untuk saat ini.

"Kami memutuskan bahwa masih terlalu berbahaya untuk kami bekerja di sana. Kami tidak akan menempatkan staf kami di situasi yang berisiko seperti itu," tambahnya.

Kern mengatakan, selama berada di Raqa mereka hanya memiliki seorang petugas keamanan untuk setiap dua staf yang akan memastikan keselamatan mereka.

Baca juga: Pasukan Suriah Mulai Memasuki Kota Dumayr Usai Evakuasi Pemberontak



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.